28 September 2012

Siap Tempur

Dibalik kesulitan ada kemudahan

Seng Penteng Usaha

W = F x s

W = Usaha
F = Gaya
s = waktu

27 Juli 2012

keutamaan bersiwak

Dulu sering menggunakan ini, sekarang
beralih ke siwak yang sudah
pasta. Tapi tak ada salahnya kita tahu
kegunaaan kayu yang satu ini.
Siwak atau pembersih gigi, adalah
sebatang kayu yang berasal dari pohon "Arok" (pohon-pohonan yang
banyak tumbuh di wilaya Timur
tengah), sering kali dijumpai oleh para
jama'ah Haji atau jama'ah
Umrah di Kota Makkah Maupun Madinah
Al-Munawwarah. Sayang sekali banyak dari para Jama'ah tersebut tidak
membeli dan menjadikan siwak
sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan
kerabat, padahal dengan memakai
Siwak, bukan saja telah menjalankan
sunnah Rasul, dibalik itu justru manfaatnya sangatlah luar biasa. Nabi
Muhammad SAW, selalu memakai
siwak ketika hendak berwudhu, sholat,
membaca Al-Quran dan dalam
hal-hal kebaikan lainnya termasuk hendak
tidur dan bangun dari tidur. Bahkan di detik- detik wafatnya Nabi
Muhammad SAW, beliau mencari dan
menggunakan Siwak. Siwak memiliki
beberapa faedah yang sangat besar,
diantaranya yang paling besar adalah
yang telah dianjurkan oleh hadits: "Siwak itu pembersih mulut dan
diridhai Allah." (HR. Ahmad)
"Keutamaan shalat dengan memakai
siwak itu, sebanding dengan 70 kali
shalat dengan tidak memakai siwak." (HR.
Ahmad) Siwak bukan hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga
berguna untuk menjaga
kesehatan. Para ilmuwan Amerika baru-
baru ini menemukan efek
menakjubkan siwak terhadap mulut: dalam
satu kali penggunaan, siwak membunuh 80% bakteri. Siwak mencegah
caries (gigi berlubang), menguatkan gusi,
dan efeknya bertahan hingga
hampir 48 jam. Tunisia dan negara-negara
lainnya sudah mulai
memproduksi pasta gigi berbahan dasar siwak. Sebuah majalah Jerman
memuat tulisan ilmuwan yang bernama
Rudat, direktur Institut
Perkumanan Universitas Rostock. Dalam
tulisannya itu ia berkata,
"Setelah saya membaca tentang siwak yang biasa digunakan Bangsa Arab
sebagai sikat gigi, sejak saat itu pula saya
mulai melakukan
pengkajian. Penelitian ilmiah modern
mengukuhkan, bahwa siwak
mengandung zat yang melawan pembusukan, zat pembersih yang
membantu
membunuh kuman, memutihkan gigi,
melindungi gigi dari kerapuhan,
bekerja membantu merekatkan luka gusi
dan pertumbuhannya secara sehat, dan melindungi mulut serta gigi dari
berbagai penyakit. Sebagaimana
telah terbukti bahwa siwak memiliki
manfaat mencegah kanker." Selain
efek-efek higienis, siwak juga menstimulasi
BAS (Biologically Active Spots = Titik Aktif Biologis) yang terletak di
antara gigi dan gusi.
Titik-titik ini mengatur enam organ (telinga,
mata, hidung, lidah, dan
oesophagus (saluran makanan dari mulut
ke perut), tiga pasang cells (wedge shaped, rahang atas, ethmoid),
sinus, sendi temporal rahang
bawah, dan 28 saraf tulang belakang
yang mengatur fungsi-fungsi secara
praktis semua organ, otot, dans endi pada
ekstremitas atas dan bawah. Titik-titik yang sama mengatur fungsi
sejumlah organ seperti empedu
dan kantong empedu, liver, ginjal, perut,
pancreas, limpa, paru-paru,
jantung, usus besar dan usus kecil.
Terpijitnya BAS pada mulut oleh siwak akan meredakan rasa sakit dan
menurunkan ketegangan otot-otot
neurorefleks yang disebabkan oleh
osteochondros (sejenis penyakit
tulang). Penggunaan siwak secara teratur,
selain mencegah penyakit, ia juga mengatur perkembangan 70 BAS
dan membantu pikiran kita agar
jernih. Dengan demikian, sebatang siwak
yang digunakan dengan penuh
keimanan dapat menggantikan peran
dokter spesialis. Kandungan Kimia Batang Kayu Siwak Hasil penelitian oleh
Al-Lafi dan Ababneh (1995)
terhadap kayu siwak menunjukkan bahwa
siwak mengandung mineral-
mineral alami yang dapat membunuh
bakteri, menghilangkan plaque, mencegah gigi berlubang serta
memelihara gusi. Siwak memiliki
kandungan kimiawi yang bermanfaat,
seperti : Antibacterial acids,
seperti astringents, abrasive dan
detergents yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan
menghentikan pendarahan pada
gusi. Pada penggunaan siwak pertama
kali, mungkin terasa pedas dan
sedikit membakar, karena terdapat
kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial
acids tersebut. Kandungan kimia
seperti Klorida, Pottasium, Sodium
Bicarbonate, Fluoride, Silika,
Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine,
Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk
membersihkan gigi, memutihkan dan
menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan
ini sering diekstrak sebagai
bahan penyusun pasta gigi. Minyak aroma
alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut
menjadi harum dan menghilangkan bau
tak sedap. Enzim yang mencegah
pembentukan plaque yang menyebabkan
radang gusi. Plaque juga merupakan
penyebab utama tanggalnya gigi secara premature. Anti decay agent (Zat
anti pembusukan), yang
menurunkan jumlah bakteri di mulut dan
mencegah proses pembusukan.
Selain itu siwak juga turut merangsang
produksi saliva (air liur) lebih, dimana saliva merupakan organik
mulut yang melindungi
dan membersihkan mulut. Menurut
laporan Lewis (1982), penelitian
kimiawi terhadap tanaman ini telah
dilakukan semenjak abad ke-19, dan ditemukan sejumlah besar klorida, fluor,
trimetilamin dan resin.
Kemudian dari hasil penelitian Farooqi dan
Srivastava (1990) ditemukan
silika, sulfur dan vitamin C. Kandungan
kimia tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi dan mulut
dimana trimetilamin dan
vitamin C membantu penyembuhan dan
perbaikan jaringan gusi. Klorida
bermanfaat untuk menghilangkan noda
pada gigi, sedangkan silika dapat bereaksi sebagai penggosok. Kemudian
keberadaan sulfur dikenal dengan
rasa hangat dan baunya yang khas,
adapun fluorida berguna bagi
kesehatan gigi sebagai pencegah
terjadinya karies dengan memperkuat lapisan email dan mengurangi larutnya
terhadap asam yang dihasilkan
oleh bakteri. Penelitian lain dengan
menjadikan bubuk siwak sebagai
bahan tambahan pada pasta gigi
dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak
menunjukkan bahwa prosentase hasil
terbaik bagi kebersihan gigi secara
sempurna adalah pasta gigi dengan
butiran-butiran bubuk siwak, karena
butiran-butioran tersebut mampu menjangkau sela-sela gigi secara
sempurna dan mengeluarkan sisa-sisa
makanan yang masih bersarang pada
sela-sela gigi. Sehingga banyak
perusahaan-perusahaan di dunia
menyertakan bubuk siwak ke dalam produk
pasta gigi mereka. WHO pun turut
menjadikan siwak termasuk komoditas
kesehatan yang perlu dipelihara dan
dibudidayakan. Dalam penemuan ini
terdapat dua mukjizat bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
Mukjizat pertama, yaitu manfaat-
manfaat yang tampak pada siwak.
Dengan ini, berarti Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang
pertama yang memerintahkan melindungi mulut dari berbagai macam
penyakit. Mukjizat kedua, yaitu
bagaimana Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam bisa mengetahui dari
sekian juta jenis pohon- pohonan, bahwa
pohon siwak (saludora persica) mengandung banyak manfaat bagi
manusia? Waktu-waktu Disunnahkannya
Bersiwak Bersiwak disunnahkan di setiap
saat, bahkan ketika berpuasa
disepanjang harinya, dan menjadi sunnah
muakadah pada waktu akan beribadah. Adapun waktu-waktu yang
disunnahkan secara muakkad untuk
bersiwak diantaranya: Setiap akan
Berwudhu,
"Kalau bukan karena akan memberatkan
umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan
wudlu". (HR. Bukhori dan Muslim)
Setiap akan melakukan shalat,
"Kalau bukan karena akan memberatkan
umatku maka akan kuperintahkan
mereka untuk bersiwak setiap akan sholat". (HR. Bukhori dan Muslim)
Setiap Bangun Tidur,
"Adalah Rosululloh jika bangun dari malam
dia mencuci dan menggosok
mulutnya dengan siwak" (H.R. Bukhori).
Termasuk tanda kecintaan Nabi Shallallahu 'aihi wa sallam kepada
kebersihan dan ketidak sukaannya
terhadap bau tidak enak, tatkala bangun
dari tidur malam yang panjang,
yang mana saat itu di mungkinkan bau
mulut sudah berubah, maka beliau menggosok giginya dengan siwak untuk
menghilangkan bau tidak sedap,
dan untuk menambah semangat setelah
bangun tidur, karena termasuk
kelebihan siwak adalah menambah daya
ingat dan semangat. Setiap akan Masuk Rumah.
Telah meriwayatkan Syuraih bin Hani,
beliau berkata: "Aku bertanya
kepada 'Aisyah: "Apa yang dilakukan
pertama kali oleh Rosululloh jika
dia memasuki rumahnya?" Beliau menjawab :"Bersiwak". (HR. Muslim)
Ketika hendak membaca Al Qur'an.
Dari Ali ra. berkata : "Rasulullah
memerintahkan kami bersiwak.
Sesungguhnya seorang hamba apabila
berdiri sholat malaikat mendatanginya kemudian berdiri di
belakangnya mendengar bacaan Al
Qur'an dan ia mendekat. Maka ia terus
mendengar dan mendekat sampai ia
meletakkan mulutnya di atas mulut hamba
itu, sehingga tidaklah dia membaca satu ayat pun kecuali berada di
rongganya malaikat" (HR.
Baihaqy) Lantas, bagaimanakah cara
menggunakannya? Orang menggunakan
siwak dalam bentuk batang atau stick kayu
dengan cara: Batang atau cabang siwak dipotong berukuran pensil
dengan panjang 15-20 cm. Stick
kayu siwak ini dapat dipersiapkan dari
akar, tangkai, ranting, atau
batang tanamannya. Stick dengan ukuran
diameter 1 cm dapat digigit dengan mudah dan memberikan tekanan
yang tidak merusak gusi apabila
digunakan. Kulit dari stick siwak ini
dihilangkan atau dibuang hanya
pada bagian ujung stick yang akan dipakai
saja. Siwak yang kering dapat merusak gusi, sebaiknya direndam
dalam air segar selama 1 hari
sebelum digunakan. Selain itu, air tersebut
juga dapat digunakan untuk
kumur-kumur. Bagian ujung stick siwak
yang sudah dihilangkan kulit luarnya digigit-gigit atau dikunyah-kunyah
sampai berjumbai seperti
berus. Bagian siwak yang sudah seperti
berus digosokkan pada gigi, dan
bisa juga digunakan untuk membersihkan
lidah. Dalam sebuah Hadist dikatakan bahwa, Rasulullah SAW
bersiwak dengan kayu arok, dan
memulainya dari pertengahan, lalu kearah
kanan lalu kekiri, demikian
diulangi. sebanyak 3 X. Sebelum dan
sesudah bersiwak, kayu Siwak (kayu arok atau sejenisnya) hendaklah dicuci.
Siwak hendaklah disimpan
posisi berdiri, jangan disimpan diatas tanah.
Jika Siwak itu kering,
sebaiknya direndam dengan air terlebih
dahulu. Siwak berbeda dengan sikat gigi, siwak adalah kayu yang biasa
dipakai untuk menggosok gigi
hingga akhir masa. Nah, begitu banyak
faedah dan manfaatnya. Lalu,
masihkah Anda meragukan siwak? Di
Indonesia, berhubung siwak itu sendiri agak sulit dicari, namun bukan
berarti kita tidak bisa
menunaikan sunnah rasul tersebut.
Alternatif lain, yaitu dengan
menggunakan pasta gigi siwak. Banyak
dijual di toko-toko dan swalayan terdekat. Sumber : ABUSALMA.WORDPRESS.COM

13 Juli 2012

Puasa

REPUBLIKA.CO.ID,
Inilah fakta-fakta ilmiah
yang tersebar dalam
berbagai buku dan penelitian medis yang menegaskan
manfaat dan keuntungan Ibadah puasa:' 1. Ibadah puasa adalah sarana
pencegahan dari sejumlah penyakit dan
gangguan kesehatan yang timbul akibat
kebiasaan makan berlebihan dan
berkesinambungan sepanjang tahun
tanpa pernah berhenti. 2. Ibadah puasa merupakan sarana
terapis untuk beberapa penyakit ganas
dan kronis. 3. Ibadah puasa mampu membangkitkan
kinerja seluruh proses vital yang
berlangsung di dalam tubuh,
meningkatkan performanya. Puasa pun
meremajakan komponen-komponen sel
dasar dan energi yang tersimpan di dalamnya sehingga lebih kuat dan lebih
mampu menghadapi hal-hal yang berat
atau keadaan damrat di saat tubuh
mengalami pasokan makanan yang
sedikit atau tidak mendapatkan pasokan
selama sekali dalam jangka waktu tertentu. 4. Ibadah puasa menjadi
pengontrol dan
penekan gejolak sek- sual yang
membara, terutama di kalangan ramaja
dan anak muda. 5. Ibadah puasa tidak memberatkan atau
menyulitkan tubuh. Gejala memberatkan
yang dirasakan secara ilusif (termasuk
lapar) sebenarnya hanyalah karena
menyalahi kebiasaan dan jam makan. 6. Ibadah puasa merangkum dua proses
anabolisme dan kataolisme sekaligus
dalam satu waktu, sehingga ia bisa
memenuhi pasokan glukosa sebagai
satu-satunya bahan bakar untuk sel otak
dan sebagai bahan bakar utama seluruh jaringan lainnnya. Sekarang ini,
hakikat puasa semakin
terkuak sebagai sebuah mukjizat ilmiah
dan kebutuhan humanis. Fakta kebe­
naran ini akan terus tersingkap lebih
banyak lagi seiring dengan peningkatan
pengetahuan manusia mengenai hukum- hukum penciptaan.
Sumber : Terapi Puasa, Oleh Dr. Abdul Jawwad Ash-Shawi

05 Mei 2012

Pangeran Diponegoro

Diponegoro atau kadang dipanggil dengan gelarnyaPangeran Diponegoro
(lahir di Yogyakarta, 11 November 1785 – meninggal di Makassar,
Sulawesi Selatan, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun) adalah salah
seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Makamnya berada di
Makassar. Asal-usul Diponegoro Diponegoro adalah putra sulung
Hamengkubuwono III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada
tanggal 11 November 1785 di
Yogyakarta dari seorang garwa
ampeyan (selir) bernamaR.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan
(istri non permaisuri) yang
berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecilRaden Mas
Ontowiryo. Menyadari kedudukannya sebagai
putra seorang selir, Diponegoro
menolak keinginan ayahnya, Sultan hamengkubuwono III, untuk
mengangkatnya menjadi raja. Ia
menolak mengingat ibunya bukanlah permaisuri. Diponegoro mempunyai 3
orang istri, yaitu: Bendara Raden Ayu
Antawirya, Raden Ayu Ratnaningsih, &
Raden Ayu Ratnaningrum. Diponegoro lebih tertarik pada
kehidupan keagamaan dan merakyat
sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut
putrinya, permaisuri dari HB I Ratu
Ageng Tegalrejo daripada di keraton.
Pemberontakannya terhadap keraton
dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro
menjadi salah satu anggota
perwalian yang mendampingi
Hamengkubuwana V yang baru berusia
3 tahun, sedangkan pemerintahan
sehari-hari dipegang oleh Patih
Danurejo bersama Residen Belanda. Cara perwalian seperti itu tidak disetujui
Diponegoro. Riwayat perjuangan Perang Diponegoro berawal ketika pihak
Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo.
Saat itu, beliau memang sudah muak dengan kelakuan Belanda
yang tidak menghargai adat istiadat
setempat dan sangat mengeksploitasi
rakyat dengan pembebanan pajak. Sikap Diponegoro yang menentang
Belanda secara terbuka, mendapat
simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya,
Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo,
dan membuat markas di sebuah goa
yang bernamaGoa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa
perlawanannya adalah perang sabil,
perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat "perang sabil" yang
dikobarkan Diponegoro membawa
pengaruh luas hingga ke wilayah
Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja,
ikut bergabung dengan pasukan
Diponegoro di Goa
Selarong.Perjuangan Pangeran
Diponegoro ini didukung oleh S.I.S.K.S.
Pakubuwono VI dan Raden
Tumenggung Prawirodigdaya Bupati Gagatan. Selama perang ini kerugian pihak
Belanda tidak kurang dari 15.000
tentara dan 20 juta gulden. Berbagai cara terus diupayakan
Belanda untuk menangkap Diponegoro.
Bahkan sayembara pun dipergunakan.
Hadiah 50.000 Gulden diberikan
kepada siapa saja yang bisa
menangkap Diponegoro. Sampai akhirnya Diponegoro ditangkap pada
1830. Perang Diponegoro Pertempuran terbuka dengan
pengerahan pasukan-pasukan infantri,
kavaleri dan artileri —yang sejak perang
Napoleon menjadi senjata andalan
dalam pertempuran frontal— di kedua
belah pihak berlangsung dengan sengit. Front pertempuran terjadi di puluhan
kota dan desa di seluruh Jawa.
Pertempuran berlangsung sedemikian
sengitnya sehingga bila suatu wilayah
dapat dikuasai pasukan Belanda pada
siang hari, maka malam harinya wilayah itu sudah direbut kembali oleh pasukan
pribumi; begitu pula sebaliknya. Jalur-
jalur logistik dibangun dari satu wilayah
ke wilayah lain untuk menyokong
keperluan perang. Berpuluh kilang
mesiu dibangun di hutan-hutan dan dasar jurang. Produksi mesiu dan peluru
berlangsung terus sementara
peperangan berkencamuk. Para telik
sandi dan kurir bekerja keras mencari
dan menyampaikan informasi yang
diperlukan untuk menyusun stategi perang. Informasi mengenai kekuatan
musuh, jarak tempuh dan waktu, kondisi
medan, curah hujan menjadi berita
utama; karena taktik dan strategi yang
jitu hanya dapat dibangun melalui
penguasaan informasi. Serangan-serangan besar rakyat
pribumi selalu dilaksanakan pada bulan-
bulan penghujan; para senopati
menyadari sekali untuk bekerjasama
dengan alam sebagai "senjata" tak
terkalahkan. Bila musim penghujan tiba, gubernur Belanda akan melakukan
usaha usaha untuk gencatan senjata
dan berunding, karena hujan tropis
yang deras membuat gerakan pasukan
mereka terhambat. Penyakit malaria,
disentri, dan sebagainya merupakan "musuh yang tak tampak" melemahkan
moral dan kondisi fisik bahkan
merenggut nyawa pasukan mereka.
Ketika gencatan senjata terjadi, Belanda
akan mengkonsolidasikan pasukan dan
menyebarkan mata-mata dan provokator mereka bergerak di desa
dan kota; menghasut, memecah belah
dan bahkan menekan anggota
keluarga para pengeran dan pemimpin
perjuangan rakyat yang berjuang
dibawah komando pangeran Diponegoro. Namun pejuang pribumi
tersebut tidak gentar dan tetap berjuang
melawan Belanda. Pada puncak peperangan, Belanda
mengerahkan lebih dari 23.000 orang
serdadu; suatu hal yang belum pernah
terjadi ketika itu dimana suatu wilayah
yang tidak terlalu luas seperti Jawa
Tengah dan sebagian Jawa timur dijaga oleh puluhan ribu serdadu. Dari sudut
kemiliteran, ini adalah perang pertama
yang melibatkan semua metode yang
dikenal dalam sebuah perang modern.
Baik metode perang terbuka (open
warfare), maupun metoda perang gerilya (geurilia warfare) yang
dilaksanakan melalui taktik hit and run
dan penghadangan. ini bukan sebuah
tribal war atau perang suku. Tapi suatu
perang modern yang memanfaatkan
berbagai siasat yang saat itu belum pernah dipraktekkan. perang ini juga
dilengkapi dengan taktik perang urat
syaraf (psy-war) melalui insinuasi dan
tekanan-tekanan serta provokasi oleh
pihak Belanda terhadap mereka yang
terlibat langsung dalam pertempuran; dan kegiatan telik sandi (spionase)
dimana kedua belah pihak saling
memata-matai dan mencari informasi
mengenai kekuatan dan kelemahan
lawannya. Pada tahun 1827, Belanda melakukan
penyerangan terhadap Diponegoro
dengan menggunakan sistem benteng
sehingga Pasukan Diponegoro terjepit.
Pada tahun 1829, Kyai Maja, pemimpin
spiritual pemberontakan, ditangkap. Menyusul kemudian Pangeran
Mangkubumi dan panglima utamanya
Sentot Alibasya menyerah kepada
Belanda. Akhirnya pada tanggal 28
Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil
menjepit pasukan Diponegoro di Magelang. Di sana, Pangeran
Diponegoro menyatakan bersedia
menyerahkan diri dengan syarat sisa
anggota laskarnya dilepaskan. Maka,
Pangeran Diponegoro ditangkap dan
diasingkan ke Manado, kemudian dipindahkan ke Makassar hingga
wafatnya di Benteng Rotterdam tanggal
8 Januari 1855. Berakhirnya Perang Jawa yang
merupakan akhir perlawanan
bangsawan Jawa. Perang Jawa ini
banyak memakan korban dipihak
pemerintah Hindia sebanyak 8.000
serdadu berkebangsaan Eropa, 7.000 pribumi, dan 200.000 orang Jawa.
Sehingga setelah perang ini jumlah
penduduk Yogyakarta menyusut
separuhnya. Mengingat bagi sebagian
orang Kraton Yogyakarta Diponegoro
dianggap pemberontak, sehingga konon anak cucunya tidak
diperbolehkan lagi masuk ke Kraton,
sampai kemudian Sri Sultan HB IX
memberi amnesti bagi keturunan
Diponegoro, dengan
mempertimbangkan semangat kebangsaan yang dipunyai Diponegoro
kala itu. Kini anak cucu Diponegoro
dapat bebas masuk Kraton, terutama
untuk mengurus Silsilah bagi mereka, tanpa rasa takut akan
diusir.[rujukan?] Penangkapan dan pengasingan 16 Februari 1830
Pangeran Diponegoro dan Kolonel Cleerens
bertemu di Remo Kamal, Bagelen
(sekarang masuk wilayah Purworejo). Cleerens mengusulkan agar Kanjeng
Pangeran dan
pengikutnya berdiam dulu di Menoreh sambil menunggu kedatangan Letnan
Gubernur Jenderal Markus de Kock dari Batavia. 28 Maret 1830
Diponegoro menemui Jenderal de Kock di Magelang. De Kock memaksa
mengadakan perundingan dan
mendesak Diponegoro agar
menghentikan perang. Permintaan
itu ditolak Diponegoro. Tetapi
Belanda telah menyiapkan
penyergapan dengan teliti. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan
diasingkan ke Ungaran, kemudian dibawa ke Gedung Karesidenan Semarang,
dan langsung ke Batavia menggunakan kapal Pollux pada 5 April. 11
April 1830 sampai di Batavia dan ditawan di Stadhuis (sekarang
gedung Museum Fatahillah). Sambil menunggu keputusan penyelesaian
dari Gubernur JenderalVan den Bosch. 30 April 1830 keputusan pun
keluar. Pangeran Diponegoro, Raden Ayu
Retnaningsih, Tumenggung
Diposono dan istri, serta para
pengikut lainnya seperti
Mertoleksono, Banteng Wereng,
dan Nyai Sotaruno akan dibuang ke Manado. 3 Mei 1830 Diponegoro dan
rombongan diberangkatkan dengan
kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam. 1834
dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar, Sulawesi Selatan. 8
Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di Makassar, tepatnya di
Jalan Diponegoro,
Kelurahan Melayu, Kecamatan
Wajo, sekitar empat kilometer
sebelah utara pusat Kota Makassar. Dalam perjuangannya, Pangeran
Diponegoro dibantu oleh puteranya
bernama Bagus Singlon atau Ki
Sodewo. Ki Sodewo melakukan
peperangan di wilayah Kulon Progo dan
Bagelen. Bagus Singlon atau Ki Sodewo adalah
Putera Pangeran Diponegoro dengan
Raden Ayu Citrowati Puteri Bupati
Madiun Raden Ronggo. Raden Ayu
Citrowati adalah saudara satu ayah lain
ibu dengan Sentot Prawiro Dirjo. Nama Raden Mas Singlon atau Bagus Singlon
atau Ki Sodewo sendiri telah masuk
dalam daftar silsilah yang dikeluarkan
oleh Tepas Darah Dalem Keraton
Yogyakarta. Perjuangan Ki Sodewo untuk
mendampingi ayahnya dilandasi rasa
dendam pada kematian eyangnya
(Ronggo) dan ibundanya ketika Raden
Ronggo dipaksa menyerah karena
memberontak kepada Belanda. Melalui tangan-tangan pangeran Mataram
yang sudah dikendalikan oleh Patih
Danurejo, maka Raden Ronggo dapat
ditaklukkan. Ki Sodewo kecil dan Sentot
bersama keluarga bupati Madiun lalu
diserahkan ke Keraton sebagai barang bukti suksesnya penyerbuan. Ki
Sodewo yang masih bayi lalu diambil
oleh Pangeran Diponegoro lalu
dititipkan pada sahabatnya bernama Ki
Tembi. Ki Tembi lalu membawanya pergi
dan selalu berpindah-pindah tempat
agar keberadaannya tidak tercium oleh Belanda. Belanda sendiri pada saat itu
sangat membenci anak turun Raden
Ronggo yang sejak dulu terkenal
sebagai penentang Belanda. Atas
kehendak Pangeran Diponegoro, bayi
tersebut diberi nama Singlon yang artinya penyamaran. Keturunan Ki
Sodewo saat ini banyak
tinggal di bekas kantung-kantung
perjuangan Ki Sodewo pada saat itu
dengan bermacam macam profesi.
Dengan restu para sesepuh dan
dimotori oleh keturunan ke 7 Pangeran Diponegoro yang bernama Raden Roni
Muryanto, Keturunan Ki Sodewo
membentuk sebuah paguyuban
dengan nama Paguyuban Trah
Sodewo. Setidaknya Pangeran Diponegoro
mempunyai 17 putra dan 5 orang putri,
yang semuanya kini hidup tersebar di
seluruh Indonesia, termasuk Jawa,
Sulawesi & Maluku. Penghargaan sebagai Pahlawan Sebagai penghargaan atas jasa
Diponegoro dalam melawan
penjajahan. Di beberapa kota besar
Indonesia terdapat jalan Diponegoro.
Kota Semarang sendiri juga
memberikan apresiasi agar nama Pangeran Diponegoro akan senantiasa
hidup. Nama nama tempat yang
menggunakan nama beliau antara lain
Stadion Diponegoro, Jalan diponegoro, Universitas Diponegoro, Kodam IV
Diponegoro. Juga ada beberapa
patung yang dibuat, patung Diponegoro
di Undip Pleburan, patung Diponegoro
di Kodam IV Diponegoro serta di pintu
masuk Undip Tembalang.

11 April 2012

Tambah Ilmu

"Yang halal itu sudah jelas dan yang haram pun sudah jelas; dan di
antara keduanya ada hal-hal yang musytabihat (syubhat, samar-samar,
tidak jelas halas haramnya),kebanyakan manusia tidak mengetahui
hukumnya. Barang siapa hati-hati dari perkara syubhat sungguh ia telah
menyelamatkan agama dan harga dirinya…" (HR.Muslim).

19 Maret 2012

Buruh Mepe

Assalamualaikum dulur..
Alhamdulillah isih diparingi rejeki..
Wes biasa wayah panen rego gabah murah. Lak sampean gak kesusu butuh
duit, luwih apik disimpen disek. Insya Allah ulan ngarep regone wes
mundak larang, sebab BBM yo mundak.
Dampak mundak e BBM wes mesti kedadean inflasi. Timbangane nyimpen
duet, luwih apik nyimpen wujud barang.
Wes ngono ae yo dulur.. Tak tutukne lak ku buruh mepe.
Wassalamualaikum..

05 Maret 2012

Inilah Sepuluh Alasan Mengapa Islam Mengharamkan Babi

REPUBLIKA.CO.ID,
SCOLAND -- Ajaran
Islam
mengharamkan umatnya mengkonsumsi daging
babi dan atau memanfaatkan
seluruh anggota tubuh babi.
Berikut sepuluh alasan mengapa
babi diharamkan. Pertama, babi adalah container
(tempat penampung) penyakit. Beberapa bibit penyakit yang
dibawa babi seperti Cacing pita
(Taenia solium), Cacing spiral
(Trichinella spiralis), Cacing
tambang (Ancylostoma
duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing
usus (Fasciolopsis buski), Cacing
Schistosoma (japonicum), Bakteri
Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera
(Salmonella choleraesuis), Bakteri
Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Virus kudis (Scabies), Parasit
protozoa Balantidium coli, Parasit
protozoa Toxoplasma gondii Kedua, daging babi empuk. Meskipun empuk dan terkesan
lezat, namun karena banyak
mengandung lemak, daging babi
sulit dicerna. Akibatnya, nutrien
(zat gizi) tidak dapat dimanfaatkan
tubuh. Ketiga, menurut Prof. A.V.
Nalbandov (Penulis buku : Adap-tif
Physiology on Mammals and Birds)
menyebutkan bahwa kantung
urine (vesica urinaria) babi sering
bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging. Akibatnya, daging babi tercemar
kotoran yang mestinya dibuang
bersama urine. Keempat, Lemak punggung (back
fat) tebal dan mudah rusak oleh
proses ransiditas oksidatif (tengik),
tidak layak dikonsumsi manusia. Kelima, babi merupakan carrier
virus/penyakit Flu Burung (Avian
influenza) dan Flu Babi (Swine
Influenza). Di dalam tubuh babi, virus AI
(H1N1 dan H2N1) yang semula
tidak ganas bermutasi menjadi
H1N1/H5N1 yang ganas/
mematikan dan menular ke
manusia. Keenam, menurut Prof Abdul
Basith Muh. Sayid berbagai
penyakit yang ditularkan babi
seperti, pengerasan urat nadi,
naiknya tekanan darah, nyeri dada
yang mencekam (Angina pectoris), radang (nyeri) pada sendi-sendi
tubuh. Ketujuh, Dr. Murad Hoffman
(Doktor ahli & penulis dari Jerman)
menulis bahwa Memakan babi
yang terjangkiti cacing babi tidak
hanya berbahaya, tapi juga
menyebabkan peningkatan kolesterol tubuh dan
memperlambat proses penguraian
protein dalam tubuh. Ditambah cacing babi
Mengakibatkan penyakit kanker
usus, iritasi kulit, eksim, dan
rheumatic serta virus-virus
influenza yang berbahaya hidup
dan berkembang di musim panas karena medium (dibawa oleh)
babi. Kedelapan, penelitian ilmiah di
Cina dan Swedia menyebutkan
bahwa daging babi merupakan
penyebab utama kanker anus dan
usus besar. Kesembilan, Dr Muhammad Abdul
Khair (penulis buku : Ijtihaadaat fi
at Tafsir Al Qur’an al Kariim)
menuliskan bahwa daging babi
mengandung benih-benih cacing
pita dan Trachenea lolipia. Cacing tersebut berpindah kepada
manusia yang mengkonsumsi
daging babi. Kesepuluh, DNA babi mirip dengan
manusia, sehingga sifat buruk babi
dapat menular ke manusia. Beberapa sifat buruk babi seperti,
Binatang paling rakus, kotor, dan
jorok di kelasnya, Kemudian
kerakusannya tidak tertandingi
hewan lain, serta suka memakan
bangkai dan kotorannya sendiri dan Kotoran manusia pun
dimakannya. Sangat suka berada
di tempat yang basah dan kotor.
Untuk memuaskan sifat rakusnya,
bila tidak ada lagi yang dimakan,
ia muntahkan isi perutnya, lalu dimakan kembali. Lebih lanjut
Kadang ia mengencingi pakannya
terlebih dahulu sebelum dimakan. Selain kesepuluh alasan diatas
ternyata ada beberapa penyakit
lain yang dapat disebabkan oleh
babi seperti kholera babi (penyakit
menular berba-haya yang
disebabkan bakteri), keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia
babi), kulit kemerahan yang ganas
(mematikan) dan menahun,
Penyakit pengelupasan kulit, dan
Benalu Askaris, yang berbahaya
bagi manusia

25 Februari 2012

Hoegeng Pahlawan Antikorupsi

Mantan Presiden Abdurrahman
Wahid secara bercanda pernah
mengatakan bahwa di negeri ini
ada dua polisi yang tidak bisa
disuap, yakni pertama "polisi tidur"
dan kedua Hoegeng. Bukan untuk kalangan polisi saja,
tetapi masyarakat umum pun
dapat belajar dari kisah kehidupan
Jenderal Hoegeng. Sesungguhnya
budaya korupsi itu dapat ditangkal
dengan nilai kejujuran, kerja keras, dan kesederhanaan seperti yang
tecermin dalam tingkah laku
Hoegeng. Hoegeng lahir di
Pekalongan 14 Oktober 1921. Nama pemberian ayahnya adalah
Iman Santoso. Waktu kecil dia
sering dipanggil bugel (gemuk),
lama kelamaan menjadi bugeng,
dan akhirnya berubah jadi hugeng.
Setelah dewasa bahkan sampai tua, dia tetap kurus. Ayahnya
Sukario Hatmodjo pernah menjadi
kepala kejaksaan di Pekalongan;
bertiga dengan Ating
Natadikusumah (kepala polisi) dan
Soeprapto (ketua pengadilan), mereka menjadi trio penegak
hukum yang jujur dan profesional. Ketiga orang inilah yang
memberikan andil bagi
penumbuhan sikap menghormati
hukum bagi Hoegeng kecil.
Bahkan karena kekaguman
kepada Pak Ating-- yang gagah, suka menolong orang, dan banyak
teman--, Hoegeng pun bercita-cita
menjadi polisi. Setelah lulus PTIK
tahun 1952, Hoegeng ditempatkan
di Jawa Timur. Penugasannya yang kedua
sebagai kepala reskrim di Sumut
menjadi batu ujian bagi seorang
polisi karena daerah ini terkenal
dengan penyelundupan. Hoegeng
disambut secara unik, rumah pribadi dan mobil telah disediakan
oleh beberapa cukong perjudian.
Dia menolak dan lebih memilih
tinggal di hotel sebelum dapat
rumah dinas. Masih ngotot, rumah dinas itu
kemudian juga dipenuhi perabot
oleh tukang suap itu. Kesal, dia
mengultimatum agar barang-
barang itu diambil kembali oleh
pemberi dan karena tidak dipenuhi akhirnya perabot itu dikeluarkan
secara paksa oleh Hoegeng dari
rumahnya dan ditaruh di pinggir
jalan. Maka gemparlah Kota Medan
karena ada seorang kepala polisi
yang tidak mempan disogok.
Setelah sukses bertugas di Medan,
Hoegeng kembali ke Jakarta.
Untuk sementara dia dan istri menginap di garasi rumah
mertuanya di Menteng. Kemudian
dia ditugasi sebagai Kepala
Jawatan Imigrasi. Sehari sebelum diangkat, dia
menutup usaha kembang yang
dijalankan istrinya di Jalan Cikini
karena khawatir orang-orang yang
berurusan dengan imigrasi sengaja
memborong bunga untuk mendapatkan fasilitas tertentu.
Selepas dari sini, atas usul dari
Sultan Hamengku Buwono IX,
Hoegeng diangkat menjadi
Menteri Iuran Negara dalam
Kabinet "Seratus Menteri" Juni 1965. Tahun 1966 dia kembali ke
kepolisian sebagai deputi operasi
dan tahun 1968 menjadi panglima
angkatan kepolisian. Dalam jabatan ini terjadi beberapa
kasus yang menarik perhatian
publik seperti Sum Kuning,
penyelundupan Robby Tjahyadi,
dan tewasnya mahasiswa ITB
Rene Coenrad. Keuletan menuntaskan kasus besar itu
mengakibatkan Hoegeng
diberhentikan oleh Presiden
Soeharto walaupun masa
jabatannya sebetulnya belum
berakhir. Sebelumnya Hoegeng juga
merintis pemakaian helm bagi
pengendara kendaraan bermotor
yang ketika itu menjadi polemik.
Kini terasa bahwa instruksi itu
memang bermanfaat. Hoegeng ditawari jabatan duta besar di
sebuah negara Eropa, tetapi dia
menolak. Alumnus PTIK tahun
1952 ini lebih senang jadi orang
bebas, dia tampil dengan grup
musik Hawaiian Senior di TVRI, satu-satunya saluran televisi masa
itu. Namun musik barat dengan
kalungan bunga itu dianggap
kurang sesuai dengan "kepribadian
nasional" oleh Menteri Penerangan
Ali Moertopo sehingga dia tidak
boleh tampil lagi. Kemudian Hoegeng bergabung dengan
rekan-rekannya yang kritis dalam
Petisi 50. Dia tetap sederhana.
Ketika rapat kelompok ini di rumah
Ali Sadikin, tidak jarang Hoegeng
naik bajaj.*** Apa yang mendorong Hogeng
menjadi tokoh yang bersih dan
antikorupsi? Barangkali
pendiriannya yang ditanamkan
oleh ayahnya bahwa "yang
penting dalam kehidupan manusia adalah kehormatan; jangan
merusak nama baik dengan
perbuatan yang mencemarkan". Ayahnya seorang birokrat yang
sampai akhir hayatnya tidak
sempat punya tanah dan rumah
pribadi. Melihat kondisi sekarang,
relevan untuk merenungkan
pendapat Hoegeng: "Pemerintahan yang bersih harus
dimulai dari atas. Seperti halnya
orang mandi, guyuran air untuk
membersihkan diri selalu dimulai
dari kepala." Terhadap para pemimpin yang kini
saling berebut kekuasaan, tepat
ujaran Hoegeng, "It's nice to be
important, but it's more important
to be nice." Ucapan yang sama
sering pula dilontarkan kemudian oleh penyiar Ebet Kadarusman.
Hoegeng sendiri punya
pengalaman unik dengan Presiden
Soekarno. Suatu kali dia bersama lulusan
PTIK tahun 1952 dipanggil ke
Istana. Ketika ditanya namanya,
Soekarno berkomentar, "Apa tidak
salah itu, kan seharusnya Sugeng.
Mbok diganti Soekarno." Kontan saat itu Hoegeng menjawab,
"Nggak bisa Pak, karena Hoegeng
itu dari orangtua saya, kebetulan
nama pembantu di rumah saya
juga Soekarno." "Kurang ajar kamu," kata Presiden
Soekarno sambil tertawa lepas.
Sikap terbuka dan tidak takut
kepada atasan bila benar itulah
yang dipegang oleh Hogeng
selama bertugas. Namun itulah yang mengakibatkan dia dicopot
dari jabatan kepala kepolisian
tahun 1971 oleh Presiden
Soeharto. Kasus tertembaknya
mahasiswa ITB Rene Conrad tidak
sepenuhnya memuaskan hatinya. Kasus Sum Kuning di Yogya yang
melibatkan putra seorang pejabat/
bangsawan Yogya serta seorang
putra pahlawan revolusi diputuskan
secara berliku-liku. Demikian pula
dengan kasus penyelundupan mobil mewah oleh Robby
Tjahyadi. Hoegeng ingin bertindak
profesional, tetapi hal ini
tampaknya tidak menyenangkan
hati atasannya. Memang kalau kita
ingin hukum tegak di negeri ini,
contoh itu harus dimulai dari presiden. Hoegeng seorang
pekerja keras. Dia adalah
profesional sejati. Dari orangtuanya dia mewarisi
nilai-nilai kebajikan yang tidak
mengagungkan harta atau
kepemilikan. Kejujuran dan
kepedulian sosial itulah yang lebih
utama. Namun Hoegeng bukan hanya seorang yang bersih untuk
dirinya sendiri. Dia juga membersihkan
lingkungannya. Istrinya tidak diberi
kesempatan untuk melakukan
KKN. Anak-anaknya dilarang
memanfaatkan fasilitas jabatan
sang ayah. Di tempat bertugas, dia membersihkan anak buahnya.
Yang tidak jujur dikeluarkan atau
dikontrol sedemikian rupa
sehingga tidak tahan untuk keluar. Di antara rekan-rekan seprofesi
dalam bidang penegakan hukum
Hoegeng mengupayakan forum
untuk mengatasi berbagai
kejahatan, termasuk korupsi. Di
Medan dia berhasil memberantas korupsi dan penyelundupan berkat
kerja sama dengan instansi lain,
termasuk militer.
14 Juli 2004 dini hari, Hoegeng
Iman Santoso telah pergi. Makin
habis orang-orang jujur di negeri ini.(*) Asvi Warman Adam
Sejarawan LIPI.

12 Februari 2012

Gilad Atzmon

Gilad Atzmon adalah komponis Yahudi ternama yang lahir di Israel,
namun kemudian meninggalkan
Israel karena merasa malu hidup di
tanah rampasan.

14 Januari 2012

" Tuhan " Sembilan Senti Oleh Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa
ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan
bagi bukan perokok,
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di parlemen anggota DPR merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong
merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok, Indonesia adalah semacam firdaus-
jannatu- na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi bukan perokok,
Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru
merokok,
di kampus mahasiswa dan
dosennya merokok berjamaah,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku
tuntunan cara merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang
duduk orang bertanding merokok,
di kereta api penuh sesak orang
festival merokok, di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong
minta diajari pula merokok,
Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi
perokok, tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok, Rokok telah menjadi dewa, berhala,
tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,
Bayangkan isteri-isteri yang
bertahun-tahun menderita di kamar
tidur ketika melayani para suami yang
bau mulut dan hidungnya mirip
asbak rokok,
Duduk kita di tepi tempat tidur
ketika dua orang bergumul saling
menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan
penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang
dengan cueknya mengepulkan
asap rokok di kantor atau di stopan
bus, kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS, Indonesia adalah sorga kultur
pengembangbiakan nikotin paling
subur di dunia,
dan kita yang tak langsung
menghirup sekali pun asap
tembakau itu, bisa ketularan kena,
Di puskesmas pedesaan orang
kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di ruang tunggu dokter pasien
merokok kadang juga bersama sang dokter,
Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang
merokok,
menyandang raket badminton
orang merokok, pemain bola PSSI sembunyi-
sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,
Di kamar kecil sambil ‘ek-’ek orang
goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok
merokok, di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya, pakai dasi,
orang-orang goblok merokok, Indonesia adalah semacam firdaus-
jannatu- na’im sangat ramah bagi
orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi bukan perokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,
Di sebuah ruang sidang ber-AC
penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat
merujuk kitab kuning dan mempersiapkan
sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok. Di antara jari telunjuk dan jari
tengah mereka terselip berhala-
berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
ke mana-mana dibawa dengan
setia, satu kantong dengan kalung tasbih
99 butirnya,
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul
yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi
mukayyafi al hawwa’i. Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.
Min fadhlik, ya ustadz. 25 penyakit ada dalam khamr,
maka khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging babi,
dan babi diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada
sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan ?
Tak perlu dijawab sekarang, ya
ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-
tenang, karena pada zaman Rasulullah
dahulu,
sudah ada alkohol, sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.
Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-
makruhkan.
Para ulama ahli hisap itu terkejut,
banyak yang diam-diam membunuh
tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir. Sejak tadi pagi sudah 120 orang di
Indonesia mati karena penyakit
rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban
kecelakaan lalu lintas, bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban
narkoba,
Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju
dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarna-
warni, diiklankan dengan indah dan
cerdasnya,
Tidak perlu wudhu atau tayammum
menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk
taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan
fana
dalam nikmat lewat upacara
menyalakan api dan sesajen asap
tuhan-tuhan ini,
Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

13 Januari 2012

Amerika Serikat Tidak Berani Serang Iran

Adam Lowther, analis Pertahanan
Amerika Serikat, mengemukakan
tujuh alasan pertimbangan AS tidak
menyerang Iran. Ini tujuh alasan
dari anggota analis pertahanan AS
di Universitas Angkatan Darat Amerika tersebut.

1. Iran punya kapabilitas militer
yang mumpuni untuk menghadapi
Amerika Serikat dalam beberapa
dekade ini. Iran tidak seperti negara-
negara bekas invasi AS, seperti
Grenada, Panama, Somalia, Haiti, Bosnia, Serbia, Afganistan, atau
Irak. Militer Iran jauh lebih kompeten
dan memiliki kemampuan. Iran juga
berpengalaman dalam mempelajari
taktik dan strategi AS melalui
pengamatannya selama perang Irak satu dekade ini. Angkatan laut Iran punya
keterampilan laut yang baik dalam
pertempuran litoral dan mempunyai
kemampuan untuk menutup Selat
Hormuz untuk waktu yang cukup
lama. Penutupan Selat Hormuz ini dapat menjadi posisi tawar yang
tinggi atas diberlakukannya sanksi
ekonomi terhadap Iran. Dampak
paling signifikan atas penutupan
Selat Hormuz adalah naiknya harga
minyak dunia.

2. Tidak seperti Irak, Angkatan Darat
Iran dan Korps Pengawal Revolusi
Iran tidak akan meletakkan
senjatanya pada serangan awal.
Menurut Lowther, Iran banyak
belajar dari Irak dan Afganistan tentang bagaimana mengalahkan
AS. Iran tidak akan menyerah
begitu saja pada serangan pertama
dari AS.

3. Kementerian Intelejen Iran
merupakan salah satu yang terbaik
di dunia. Kementerian Iran terbukti
dapat mengatasi kelompok-
kelompok yang bersifat anti-Iran
selama 3 tahun terakhir. Bahkan baru-baru ini Pengadilan
Revolusioner Iran menjatuhi
hukuman mati kepada seorang pria
keturunan Iran-Amerika Serikat
karena terbukti menjadi mata-mata
CIA, dinas rahasia Amerika Serikat.

4. Gerakan Perlawanan Hizbullah
kemungkinan besar dapat
membantu perlawanan Iran
terhadap AS. Menurut Lowther,
Hizbullah dapat memainkan
peranan penting bagi Iran untuk memberikan perlawanan bagi AS.
Pemimpin Hizbullah, Hassan
Nasrallah, memperingatkan bahwa
apa pun yang dilakukan Israel atau
Amerika Serikat secara militer pada
fasilitas nuklir Iran akan mengarah pada perang dengan melibatkan
banyak pihak. “Saya tidak mengancam, tapi setiap
orang yang punya perasaan dapat
melihat bahwa serangan Israel-AS
terhadap Iran atau keterlibatan
militer di Suriah akan mengarah
pada perang regional,” kata Nasrallah di selatan Beirut,
November 2011.

5. Iran mempunyai kemampuan
yang mengesankan dalam
perkembangan dunia maya.
Lowther menulis serangan terhadap
infrastruktur nuklir Iran kemungkinan
akan berlanjut. Peretas alias hacker Iran mungkin akan menargetkan
data penting di sektor publik dan
swasta, yang dapat mematikan
sistem dan data.

6. Militer AS layak untuk beristirahat,
terlebih setelah hampir satu dekade
terus berperang. Soalnya, sudah
satu dekade ini AS berperang
dengan Irak dan Afganistan. Joseph
Stiglitz, peneliti AS, berpendapat, perang ini menjebak AS ke dalam
krisis ekonomi dan terbenam dalam
lilitan utang akibat biaya militer yang
amat tinggi.

7. Serangan AS atas Iran akan
membawa AS ke dalam perang
yang lebih besar. Akibatnya, sulit
bagi AS melakukan istirahat dan
perbaikan. Pada akhirnya, Lowther
menyarankan AS untuk menimbang
kembali semua pilihan sebelum
beralih kepada konflik militer.

24 Desember 2011

Belanja Online Tidak 100% Ramah Lingkungan

Berbarengan dengan semakin tingginya penggunaan Internet dari tahun ke tahun diseantero jagat memasuki dekade awal pertama abad Millennium Baru abad ke-21 terkuak fakta betapa aktivitas Internet on-line ini pun sesunqquhnya tidak sepenuhnya bersifat “green” : ramah lingkungan ;
berhubung terdapat sejumlah gambaran potensi meningkatkan cemaran gas rumah kaca.
Apabila menyimak riset kajian institusi Gartner (tahun 2007) mengungkap bahwa industri TI global berdampak menimbulkan gas
rumah kaca : 2% , bahkan apabila seseoranq peselancar Internet tengah melaksanakan aktivitas pencarian informasi menelusuri pencarian dengan mengakses Google pun menyumbang cemaran sekitar 20 miligram ke atmosfir.
Sementara sekarang terdapat opini yang berkembang bahwa aktivitas belanja on-line dan berkantor gaya mobile yang sementara oleh banyak
kalangan pengguna komputer diyakini termasuk gaya yang berorientasi “green life-style” atau ramah lingkungan pun ternyata dalam temuan riset terkini sajian penelitian Professor Phil Blythe, kepala institusi riset IET : Transport Policy Panel and Professor of Intelligent Transport Systems Newcastle University, Inggris perlu dikoreksi kembali kebenarannya. Hasil temuan Prof. Phil Blythe dkk. mengungkap bahwa jika pun terdapat penghematan energi yang berhasil didapat dari aktivitas belanja on-line sesungguhnya besaran nilainya hanya semenjana belaka atau kurang signifikan; demikian yang disimpulkannya berdasar kajian dampak aktivitas “rebound” dari istilah dalam bidang kajian transportasi.
Adapun persyaratan yang mesti dipenuhi agar aktivitas berbelanja on-line dapat bernilai ramah lingkungan menurut Professor Phil Blythe, maka seorang pengguna Internet hendaknya memperhatikan bahwa; sebaiknya pada saat melaksanakan aktivitas belanja hendaknya melakukan setidaknya pembelian 25 belanjaan, jarak antara rumah dengan lokasi toko tempat pembelanjaan setidaknya 50 km, dan memenuhi faktor 3,5 kali besaran “traditional shopping trips”.
Sedangkan mengenai aktivitas bekerja dari rumah bergaya mobile diungkapkan ternyata dapat meningkatkan peningkatan penggunaan energi rumah tangga hingga setinggi 30%, dan hal ini pun
berkecenderungan pula untuk membuat orang untuk semakin jauh lagi dalam memilih tempat tinggal dari tempatnya bekerja; oleh karenanya hal demikian ini pun berdampak berikut yang bersifat buruk dalam hal meningkatnya penggunaan energi serta besaran tingkat polusi yang diakibatkan berkendaraan. Sumber: Up-dates situs softpedia. / Rizal AK.

21 Desember 2011

Impresi Ungkal Smartfren Xstre@m E781A

Assalamualaikum dulur...!! Wes suwe aku gak posting boso jowo, langsung ae yo. Gara-gara kenek provokasi konco ditambah kepencut iklan nang tv, akhire winginane aku koret-koret duet nang celengan kumplong karo njaluk imbuh duet mbok(xi.xi.xi..) trus tak tukokne ungkal merek smartfren koyo nang tv seng regane Rp.299rb. Tapi aku oleh rego 295. Impresi pertama ndelok ungkal iki tipis, desaine minimalis, warnane ireng glossy seng mburi rodok burek. Fitur ungkal iki iso digawe modem EVDO(plug & play) kecepatan iso sampek 3.1 Mbps, iso sreaming radio & live tv(tapi saluran luar negeri, emboh gak ngerti bahasane), kamera 2 Mpix(gak enek flash/led), JAVA, Radio FM & MP3, Includ aplikasi You Tube, face book, nimbuz, opera mini. Internetane lumayan cepet, tapi nang omahku signale munggah mudun. Gawane nang kerdus buku panduan, headset, baterei, jack 3.5 mm, nomer perdana smartfren. sayange gak oleh memori eksternal. Lak merutku ungkal iki fitur lan bentuk fisike ngluwihi tinimbang regane. Wes ngono ae yo teko aku. Wassalamualaikum..

18 Desember 2011

2 Lubang Hitam Monster ditemukan

CAPE CANAVERAL, KOMPAS.com - Tim peneliti yang dipimpin oleh astronom Universitas California, Berkeley menemukan dua lubang hitam super besar, mengalahkan ukuran lubang hitam terbesar yang ada sekarang. "Mereka seperti monster. Kami tidak menyangka menemukannya karena mereka lebih massif dari yang bisa diperkirakan dari karakteristik galaksinya," kata Chung Phei Ma, astrofisikawan Berkeley yang terlibat penelitian, kepada AP, Senin (6/12/2011). Satu lubang hitam berada di galaksi NGC 3842, di kluster Leo, berjarak 320 juta tahun cahaya dari Bumi. Ukuran lubang hitam itu sekitar 9,7 juta kali massa Matahari. Lubang hitam kedua yang ditemukan berada di galaksi NGC 4889, di kluster Coma. Berjarak 335 juta tahun cahaya dari Bumi, ukuran lubang hitam ini sekitar 10 juta kali massa Matahari. Begitu besarnya, dua lubang hitam tersebut mengalahkan lubang hitam di galaksi elips Messier 87 yang memiliki ukuran 6,3 juta kali massa Matahari. Sementara, menurut Nicholas McDonnel, pimpinan peneliti, dua lubang hitam terbesar yang ditemukan berukuran 2500 kali lubang hitam di galaksi Bimasakti. Ma menjelaskan, "Dua lubang hitam
supermassif ini memiliki massa yang sama dengan quasar muda, dan mungkin merupakan missing link antara quasar dan lubang hitam supermassif yang kita lihat sekarang." Lubang hitam adalah objek yang punya daya tarik kuat sehingga cahaya pun tak bisa lepas darinya. Hampir setiap galaksi memiliki lubang hitam. Kuasar adalah objek paling jauh dan paling terang di semesta. Penemuan lubang hitam ini memberikan pertanyaan baru bagi para ilmuwan, bagaimana lubang hitam tumbuh. Ilmuwan mengatakan bahwa pertumbuhan lubang hitam mungkin dipengaruhi oleh ukuran galaksi. "Kita tahu bahwa galaksi yang besar adalah gabungan dari galaksi yang lebih kecil. Lubang hitam di pusat galaksi bisa bergabung menjadi yang lebih besar," kata ma seperti dikutip Space. "Tapi, lubang hitam juga bisa tumbuh besar dengan menghisap gas. Ini seperti menyatakan apakah anak tumbuh tinggi karena orang tua yang tinggi atau karena makan banyak bayam," sambung Ma. Penelitian ini akan dipublikasikan di jurnal Nature, Kamis (8/12/2011). Ma mengatakan, penemuan lubang hitam yang lebih besar lagi masih dimungkinkan. (Kompas/ humasristek)

25 Agustus 2011

Mobil Listrik Buatan Anak Bangsa.


Saat
ini
keandalan
membuat
mobil
balap
versi
Formula
1
bertenaga
listrik tidak hanya
menjadi produk negara
maju,tetapi anak negeri
Indonesia pun telah
membuktikan
keandalannya membuat
karya sejenis.
Dalam pameran yang
digelar bersamaan
dengan hari Teknologi
Nasional pada Rabu
(10/8) di Puspitek
Serpong, Banten,anak
bangsa menunjukkan
hasil karyanya dengan
menampilkan mobil sport
listrik SKEV-1 (Signal
Kustom Electric Vehicle
1). Kendaraan sport
listrik ini dibuat atas
kerja sama antara
coachbuilder Signal
Kustom, Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia
(LIPI),dan didukung oleh
Auto Vision serta Alpine
yang masingmasing
memasok lampu dan
perangkat audio
multimedia.
Kehadiran SKEV-1
merupakan perwakilan
salah satu karya
teknologi bangsa
Indonesia, di mana karya
ini bisa disejajarkan
dengan teknologi buatan
bangsa lain.SKEV-1
diharapkan bisa memacu
inovasi dan kreativitas
anak bangsa lainnya
untuk menjadi pionir
teknologi. Meski baru
konsep,mobil ini
terbilang hebat untuk
urusan in car
entertainment.
Banyaknya perangkat
audio berdaya besar
diusung SKEV- 1.Selidik
punya selidik,menurut
Andre Mulyadi dari
Signal Kustom
Bandung,SKEV-1 awalnya
diciptakan untuk ikut
ajang kontes modifikasi
Autoblackthrough 2010.
Oleh karena
itu,kendaraan tersebut
dibuat seatraktif
mungkin lewat kehadiran
4 buah subwoofer10 inci,4
speaker 6 inci berikut
tweeter nya, dan 3 unit
powerplus 7 layar LCD
touchscreen yang
seluruhnya dipasok oleh
PT Multi Mayaka dengan
produk Alpine.
Sementara untuk sistem
pencahayaan,Andre
menyerahkan kepada
produk Auto- Vision.
“Cuma AutoVision yang
memiliki LED dengan
formasi berderet.Dan
kami memerlukannya
untuk mendukung kesan
high-tech yang menjadi
tema desain SKEV-1,”
ujar Andre.
“Kami juga
memanfaatkan produk
AutoVision pada
headlamp model HID
projector dan lampu rem
LED.Selain tiga kali lebih
terang dan berkesan
hightech, penggunaan
lampu LED juga
bertujuan mengurangi
beban baterai,”ujar
Andre.
Menurut Andre,SKEV-1
dirancang dan dibangun
oleh tim desainer Signal
Kustom, mulai dari sasis
sistem suspensi hingga
bagian bodinya yang
terbuat dari perpaduan
logam, serat kaca,dan
serat karbon. “Bisa
dibilang,95% kita
membuatnya
sendiri,”ujar dia.
Andre mengadakan kerja
sama dengan LIPI karena
menginginkan mobil ini
tidak menggunakan
mesin konvensional.
Andre pun pergi ke LIPI
untuk mengutarakan
maksudnya.
Awalnya,Kepala Bidang
Peralatan Transportasi di
Pusat Penelitian Tenaga
Listrik dan Mekatronik
LIPI Ir Abdul Hapid yang
ditemuinya ketika itu
menolak.
Namun setelah Andre
menjelaskan dan
menyodorkan rancangan
SKEV-1, Hapid pun
bersedia membantu.
Maka,jadilah mobil sport
yang terinspirasi dari
bentuk mobil Formula 1
dan mobil balap
ketahanan 24 Jam
LeMans ini memiliki
sistem penggerak listrik
yang pembuatannya
digarap oleh tim dari
LIPI.
Abdul Hapid mengatakan
bahwa SKEV-1 dibekali
dengan baterai lithium-
ion generasi terbaru
dengan kepadatan
energi (energy density)
yang tinggi.Baterai
bertegangan 96 volt
berkapasitas 200 Ah ini
hanya butuh 4 jam
pengisian agar kembali
penuh dari kondisi 30%.
Bahkan jika
menggunakan sistem
pengisian cepat (rapid
charger), kendaraan
berbobot sekitar 700–800
kg ini hanya butuh 15
sampai 20 menit hingga
baterainya penuh terisi.
“Masalahnya,untuk
membuat perangkat itu
membutuhkan biaya dan
daya listrik yang
besar,yaitu sekitar 100
amper.Jadi,saat ini
menggunakan sumber
kelistrikan rumah 220
volt dengan daya 42
amper untuk
mengisinya,”tutur Hapid.
Dengan motor listrik AC
berkekuatan 60
hp,SKEV-1 diperkirakan
mampu menempuh jarak
140–150 km sekali
isi,namun belum pernah
dicoba berapa kecepatan
puncaknya.Menurut
perkiraan Hapid,SKEV-1
bisa dipacu lebih dari 140
km/jam.
Tampilan kendaraan
yang berkesan
streamlinedan futuristik
ini kian sempurna berkat
penggunaan ban-ban
high
performancelansiran
Pirelli. (Ristek)

03 Agustus 2011

Batu Apung


Batu apung ialah istilah
tekstural untuk batuan
vulkanik yang
merupakan lava berbuih
terpadatkan yang
tersusun atas piroklastik
kaca yang amat
mikrovesikular dengan
dinding batuan beku
gunung berapi ekstrusif
yang bergelembung,
amat tipis dan tembus
cahaya. Batu apung
adalah produk umum
letusan gunung
(pembentukan Plinius
dann ignimbrit) dan
umumnya membentuk
zona-zona di bagian atas
lava silikat. Batu apung
bervariasi dalam hal
kepadatannya menurut
ketebalan bahan padat
antargelombang; banyak
sampel yang mengapung
di air. Setelah letusan
Gunung Krakatau,
berton-ton batu apung
hanyut ke Lautan Teduh
lebih dari 20 tahun,
beserta batang pohon
yang mengapung
dengannya. Batu apung
banyak digunakan untuk
membuat beton ringan
atau yang kepadatannya
rendah dan insulatif. Juga
digunakan sebagai bahan
penggosok, seperti
pelitur, penghapus
pensil, pengelupas
kosmetik, dll.
Tapi jangan sampai meremehkan batu apung ini karena ringannya, intan yang sangat keras pun dapat diasah dan dibentuk dengan batu ini, bahkan logam sekeras apapun tidak mampu untuk membentuk intan. Dan menurut penelitian pada akhir-akhir ini batu apung juga dapat digunakan sebagai bahan bangunan tahan gempa.

18 Juli 2011

Bung Hatta


Dr.(H.C.) Drs. H.
Mohammad Hatta
(populer sebagai Bung
Hatta, lahir di Fort de
Kock (kini Bukittinggi),
Sumatera Barat, 12
Agustus 1902 – meninggal
di Jakarta, 14 Maret 1980
pada umur 77 tahun)
adalah pejuang,
negarawan, dan juga
Wakil Presiden Indonesia
yang pertama. Ia mundur
dari jabatan wakil
presiden pada tahun
1956, karena berselisih
dengan Presiden
Soekarno. Hatta dikenal
sebagai Bapak Koperasi
Indonesia. Bandar udara
internasional Jakarta
menggunakan namanya
sebagai penghormatan
terhadap jasanya sebagai
salah seorang
proklamator
kemerdekaan Indonesia.
Nama yang diberikan
oleh orangtuanya ketika
dilahirkan adalah
Muhammad Athar. Anak
perempuannya bernama
Meutia Hatta menjabat
sebagai Menteri Negara
Pemberdayaan
Perempuan dalam
Kabinet Indonesia
Bersatu pimpinan
Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono. Ia
dimakamkan di Tanah
Kusir, Jakarta.
Latar belakang dan
pendidikan
Hatta lahir dari keluarga
ulama Minangkabau,
Sumatera Barat. Ia
menempuh pendidikan
dasar di Sekolah Melayu
Fort de Kock dan pada
tahun 1913-1916
melanjutkan studinya ke
Europeesche Lagere
School ( ELS) di Padang.
Saat usia 13 tahun,
sebenarnya ia telah lulus
ujian masuk ke HBS
(setingkat SMA) di
Batavia (kini Jakarta),
namun ibunya
menginginkan Hatta
agar tetap di Padang
dahulu, mengingat
usianya yang masih
muda. Akhirnya Bung
Hatta melanjutkan studi
ke MULO di Padang. Baru
pada tahun 1919 ia pergi
ke Batavia untuk studi di
Sekolah Tinggi Dagang
"Prins Hendrik School".
Ia menyelesaikan
studinya dengan hasil
sangat baik, dan pada
tahun 1921, Bung Hatta
pergi ke Rotterdam,
Belanda untuk belajar
ilmu perdagangan/bisnis
di Nederland
Handelshogeschool
(bahasa inggris:
Rotterdam School of
Commerce, kini menjadi
Universitas Erasmus). Di
Belanda, ia kemudian
tinggal selama 11 tahun.
Pada tangal 27 November
1956, Bung Hatta
memperoleh gelar
kehormatan akademis
yaitu Doctor Honoris
Causa dalam Ilmu Hukum
dari Universitas Gadjah
Mada di Yogyakarta.
Pidato pengukuhannya
berjudul "Lampau dan
Datang".
Saat berusia 15 tahun,
Hatta merintis karier
sebagai aktivis
organisasi, sebagai
bendahara Jong
Sumatranen Bond
Cabang Padang.
Kesadaran politik Hatta
makin berkembang
karena kebiasaannya
menghadiri ceramah-
ceramah atau
pertemuan-pertemuan
politik. Salah seorang
tokoh politik yang
menjadi idola Hatta
ketika itu ialah Abdul
Moeis. Di Batavia, ia juga
aktif di Jong Sumatranen
Bond Pusat sebagai
Bendahara. Ketika di
Belanda ia bergabung
dalam Perhimpunan
Hindia ( Indische
Vereeniging). Saat itu,
telah berkembang iklim
pergerakan di Indische
Vereeniging.
Sebelumnya, Indische
Vereeniging yang berdiri
pada 1908 tak lebih dari
ajang pertemuan pelajar
asal tanah air. Atmosfer
pergerakan mulai
mewarnai Indische
Vereeniging semenjak
tibanya tiga tokoh
Indische Partij (Suwardi
Suryaningrat, Ernest
Douwes Dekker, dan
Tjipto Mangunkusumo) di
Belanda pada 1913
sebagai orang buangan
akibat tulisan-tulisan
tajam anti-pemerintah
mereka di media massa.
Perjuangan
Saat berusia 15 tahun,
Hatta merintis karier
sebagai aktivis
organisasi, sebagai
bendahara Jong
Sumatranen Bond (JSB)
Cabang Padang. Di kota
ini Hatta mulai
menimbun pengetahuan
perihal perkembangan
masyarakat dan politik,
salah satunya lewat
membaca berbagai
koran, bukan saja koran
terbitan Padang tetapi
juga Batavia. Lewat
itulah Hatta mengenal
pemikiran Tjokroaminoto
dalam surat kabar
Utusan Hindia, dan Agus
Salim dalam Neratja.
Kesadaran politik Hatta
makin berkembang
karena kebiasaannya
menghadiri ceramah-
ceramah atau
pertemuan-pertemuan
politik. Salah seorang
tokoh politik yang
menjadi idola Hatta
ketika itu ialah Abdul
Moeis. "Aku kagum
melihat cara Abdul Moeis
berpidato, aku asyik
mendengarkan suaranya
yang merdu setengah
parau, terpesona oleh
ayun katanya. Sampai
saat itu aku belum
pernah mendengarkan
pidato yang begitu hebat
menarik perhatian dan
membakar semangat,"
aku Hatta dalam
Memoir-nya. Itulah Abdul
Moeis: pengarang roman
Salah Asuhan; aktivis
partai Sarekat Islam;
anggota Volksraad; dan
pegiat dalam majalah
Hindia Sarekat, koran
Kaoem Moeda, Neratja,
Hindia Baroe, serta
Utusan Melayu dan
Peroebahan.
Pada usia 17 tahun,
Hatta lulus dari sekolah
tingkat menengah
(MULO). Lantas ia
bertolak ke Batavia
untuk melanjutkan studi
di Sekolah Tinggi Dagang
Prins Hendrik School. Di
sini, Hatta mulai aktif
menulis. Karangannya
dimuat dalam majalah
Jong Sumatera, "Namaku
Hindania!" begitulah
judulnya. Berkisah
perihal janda cantik dan
kaya yang terbujuk
kawin lagi. Setelah
ditinggal mati suaminya,
Brahmana dari
Hindustan, datanglah
musafir dari Barat
bernama Wolandia, yang
kemudian meminangnya.
"Tapi Wolandia terlalu
miskin sehingga lebih
mencintai hartaku
daripada diriku dan
menyia-nyiakan anak-
anakku," rutuk Hatta
lewat Hindania.
Pemuda Hatta makin
tajam pemikirannya
karena diasah dengan
beragam bacaan,
pengalaman sebagai
Bendahara JSB Pusat,
perbincangan dengan
tokoh-tokoh pergerakan
asal Minangkabau yang
mukim di Batavia, serta
diskusi dengan temannya
sesama anggota JSB:
Bahder Djohan. Saban
Sabtu, ia dan Bahder
Djohan punya kebiasaan
keliling kota. Selama
berkeliling kota, mereka
bertukar pikiran tentang
berbagai hal mengenai
tanah air. Pokok soal
yang kerap pula mereka
perbincangkan ialah
perihal memajukan
bahasa Melayu. Untuk
itu, menurut Bahder
Djohan perlu diadakan
suatu majalah. Majalah
dalam rencana Bahder
Djohan itupun sudah ia
beri nama Malaya.
Antara mereka berdua
sempat ada pembagian
pekerjaan. Bahder
Djohan akan
mengutamakan
perhatiannya pada
persiapan redaksi
majalah, sedangkan
Hatta pada soal
organisasi dan
pembiayaan penerbitan.
Namun, “Karena
berbagai hal cita-cita
kami itu tak dapat
diteruskan,” kenang
Hatta lagi dalam
Memoir-nya.
Selama menjabat
Bendahara JSB Pusat,
Hatta menjalin
kerjasama dengan
percetakan surat kabar
Neratja. Hubungan itu
terus berlanjut meski
Hatta berada di
Rotterdam, ia dipercaya
sebagai koresponden.
Suatu ketika pada medio
tahun 1922, terjadi
peristiwa yang
mengemparkan Eropa,
Turki yang dipandang
sebagai kerajaan yang
sedang runtuh memukul
mundur tentara Yunani
yang dijagokan oleh
Inggris. Rentetan
peristiwa itu Hatta
pantau lalu ia tulis
menjadi serial tulisan
untuk Neratja di Batavia.
Serial tulisan Hatta itu
menyedot perhatian
khalayak pembaca,
bahkan banyak surat
kabar di tanah air yang
mengutip tulisan-tulisan
Hatta.
Perangko Satu Abad
Bung Hatta diterbitkan
oleh PT Pos Indonesia
tahun 2002
Hatta mulai menetap di
Belanda semenjak
September 1921. Ia
segera bergabung dalam
Perhimpunan Hindia
(Indische Vereeniging).
Saat itu, telah tersedia
iklim pergerakan di
Indische Vereeniging.
Sebelumnya, Indische
Vereeniging yang berdiri
pada 1908 tak lebih dari
ajang pertemuan pelajar
asal tanah air. Atmosfer
pergerakan mulai
mewarnai Indische
Vereeniging semenjak
tibanya tiga tokoh
Indische Partij (Suwardi
Suryaningrat, Douwes
Dekker, dan Tjipto
Mangunkusumo) di
Belanda pada 1913
sebagai eksterniran
akibat kritik mereka
lewat tulisan di koran De
Expres. Kondisi itu
tercipta, tak lepas
karena Suwardi
Suryaningrat (Ki Hadjar
Dewantara) menginisiasi
penerbitan majalah
Hindia Poetra oleh
Indische Vereeniging
mulai 1916. Hindia Poetra
bersemboyan
“Ma’moerlah Tanah
Hindia! Kekallah Anak-
Rakjatnya!” berisi
informasi bagi para
pelajar asal tanah air
perihal kondisi di
Nusantara, tak
ketinggalan pula tersisip
kritik terhadap sikap
kolonial Belanda.
Di Indische Vereeniging,
pergerakan putra
Minangkabau ini tak lagi
tersekat oleh ikatan
kedaerahan. Sebab
Indische Vereeniging
berisi aktivis dari
beragam latar belakang
asal daerah. Lagipula,
nama Indische –meski
masih bermasalah– sudah
mencerminkan kesatuan
wilayah, yakni gugusan
kepulauan di Nusantara
yang secara politis diikat
oleh sistem kolonialisme
belanda. Dari sanalah
mereka semua berasal.
Hatta mengawali karier
pergerakannya di
Indische Vereeniging
pada 1922, lagi-lagi,
sebagai Bendahara.
Penunjukkan itu
berlangsung pada 19
Februari 1922, ketika
terjadi pergantian
pengurus Indische
Vereeniging. Ketua lama
dr. Soetomo diganti oleh
Hermen Kartawisastra.
Momentum suksesi kala
itu punya arti penting
bagi mereka di masa
mendatang, sebab ketika
itulah mereka
memutuskan untuk
mengganti nama Indische
Vereeniging menjadi
Indonesische Vereeniging
dan kelanjutannya
mengganti nama
Nederland Indie menjadi
Indonesia. Sebuah pilihan
nama bangsa yang sarat
bermuatan politik.
Dalam forum itu pula,
salah seorang anggota
Indonesische Vereeniging
mengatakan bahwa dari
sekarang kita mulai
membangun Indonesia
dan meniadakan Hindia
atau Nederland Indie.
Pada tahun 1927, Hatta
bergabung dengan Liga
Menentang Imperialisme
dan Kolonialisme di
Belanda, dan di sinilah ia
bersahabat dengan
nasionalis India,
Jawaharlal Nehru.
Aktivitasnya dalam
organisasi ini
menyebabkan Hatta
ditangkap pemerintah
Belanda. Hatta akhirnya
dibebaskan, setelah
melakukan pidato
pembelaannya yang
terkenal: Indonesia Free.
Pada tahun 1932 Hatta
kembali ke Indonesia dan
bergabung dengan
organisasi Club
Pendidikan Nasional
Indonesia yang bertujuan
meningkatkan kesadaran
politik rakyat Indonesia
melalui proses pelatihan-
pelatihan. Belanda
kembali menangkap
Hatta, bersama Soetan
Sjahrir, ketua Club
Pendidikan Nasional
Indonesia pada bulan
Februari 1934. Hatta
diasingkan ke Digul dan
kemudian ke Banda
selama 6 tahun.
Pada tahun 1945, Hatta
secara aklamasi diangkat
sebagai wakil presiden
pertama RI, bersama
Bung Karno yang menjadi
presiden RI sehari
setelah ia dan bung
karno
memproklamasikan
kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena peran
tersebut maka keduanya
disebut Bapak
Proklamator Indonesia.
Kehidupan pribadi
Tanggal 18 November
1945 bertempat di
Megamendung, Bogor,
Jawa Barat. Mohammad
Hatta mempersunting
seorang gadis yang
bernama Rahmi Rachim.
dari pernikahan tersebut
mereka dikaruniai tiga
orang anak.
Bung Hatta sebagai
tokoh organisasi dan
partai politik
Bung Hatta adalah nama
salah seorang dari beribu
pahlawan yang pernah
memperjuangkan
kemerdekaan dan
kemajuan Indonesia.
Sosok Bung Hatta telah
menjadi begitu dekat
dengan hati rakyat
Indonesia karena
perjuangan dan sifatnya
yang begitu merakyat.
Besarnya peran beliau
dalam perjuangan negeri
ini sehingga ai disebut
sebagai salah seorang
bapak bangsa Indonesia.
Berbagai tulisan dan
kisah perjuangan
Muhammad Hatta telah
ditulis dan dibukukan,
mulai dari masa kecil,
remaja, dewasa dan
perjuangan beliau untuk
mewujudkan
kemerdekaan Indonesia.
Namun ada hal yang
rasanya perlu sedikit
digali dan dipahami yaitu
melihat Bung Hatta
sebagai tokoh organisasi
dan partai politik, hal ini
dikaitkan dengan usaha
melihat perkembangan
kegiatan politik dan
ketokohan politik di
dunia politik Indonesia
sekarang maka pantas
rasanya kita ikut melihat
perjuangan dan
perjalanan kegiatan
politik Bung Hatta.
Setelah perang dunia I
berakhir generasi muda
Indonesia yang
berprestasi makin
banyak yang mendapat
kesempatan mengenyam
pendidikan luar negeri
seperti di Belanda, Kairo
(Mesir). Hal ini diperkuat
dengan diberlakukannya
politik balas budi oleh
Belanda. Bung Hatta
adalah salah seorang
pemuda yang beruntung,
beliau mendapat
kesempatan belajar di
Belanda. Kalau kita
memperhatikan
semangat berorganisasi
Bung Hatta, sebenarnya
telah tumbuh sewaktu
beliau berada di
Indonesia. Beliau pernah
menjadi ketua Jong
Sematera (1918-1921) dan
semangat ini makin
membara dengan asahan
dari kultur pendidikan
Belanda/Eropa yang
bernafas demokrasi dan
keterbukaan.
Keinginan dan semangat
berorganisasi Bung Hatta
makin terlihat sewaktu
beliau mulai aktif di
kelompok Indonesische
Vereeniging yang
merupakan perkumpulan
pemuda-pemuda
Indonesia yang
memikirkan dan
berusaha memajukan
Indonesia, bahkan dalam
organisasi ini dinyatakan
bahwa tujuan mereka
adalah : “ kemerdekaan
bagi Indonesia “. Dalam
organisasi yang keras
dan anti penjajahan ini
Bung Hatta makin “tahan
banting” karena
banyaknya rintangan dan
hambatan yang mereka
hadapi.
Walau mendapat
tekanan, organisasi
Indonesische Vereeniging
tetap berkembang
bahkan Januari 1925
organisasi ini dinyatakan
sebagai sebuah
organisasi politik yang
kemudian dinamai
Perhimpunan Indonesia
(PI). Dan dalam
organisasi ini Bung Hatta
bertindak sebagai
Pemimpinnya.
Keterlibatan Bung Hatta
dalam organisasi dan
partai poltik bukan
hanya di luar negeri tapi
sekembalinya dari
Belanda beliau juga aktif
di PNI (Partai Nasional
Indonesia) yang didirikan
Soekarno tahun 1927.
Dalam organisasi PNI,
Bung Hatta menitik
beratkan kegiatannya
dibidang pendidikan.
Beliau melihat bahwa
melalui pendidikanlah
rakyat akan mampu
mencapai kemerdekaan.
Karena PNI dinilai
sebagai partai yang
radikal dan
membahayakan bagi
kedudukan Belanda,
maka banyak tekanan
dan upaya untuk
mengurangi pengaruhnya
pada rakyat. Hal ini
dilihat dari propaganda
dan profokasi PNI
tehadap penduduk untuk
mengusakan
kemerdekaan. Hingga
akhirnya Bunga Karno di
tangkap dan demi
keamanan organisasi ini
membubarkan diri.
Tak lama setetah PNI
(Partai Nasional
Indonesia) bubar,
berdirilah organisasi
pengganti yang
dinamanakan Partindo
(Partai Indonesia).
Mereka memiliki sifat
organisasi yang radikal
dan nyata-nyata
menentang Belanda. Hal
ini tak di senangi oleh
Bung Hatta. Karena tak
sependapat dengan
Partindo beliau
mendirikan PNI
Pendidikan (Partai
Nasional Indonesia
Pendidikan) atau disebut
juga PNI Baru. Organisasi
ini didirikan di
Yogyakarta bulan
Agustus 1932, dan Bung
Hatta diangkat sebagai
pemimpin. Organisasi ini
memperhatikan “
kemajuan pendidikan
bagi rakyat Indonesia,
menyiapkan dan
menganjurkan rakyat
dalam bidang kebatinan
dan
mengorganisasikannya
sehingga bisa dijadakan
suatu aksi rakyat dengan
landasan demokrasi
untuk kemerdekaan “.
Organisasi ini
berkembang dengan
pesat, bayangkan pada
kongres I di Bandung
1932 anggotanya baru
2000 orang dan setahun
kemudian telah memiliki
65 cabang di Indonesia.
Organisasi ini mendapat
pengikut dari penduduk
desa yang ingin
mendapat dan
mengenyam pendidikan.
Di PNI Pendidikan Bung
Hatta bekerjasama
dengan Syahrir yang
merupakan teman
akrabnya sejak di
Belanda. Hal ini makin
memajukan organisasi ini
di dunia pendidikan
Indonesia waktu itu.
Kemajuan, kegiatan dan
aksi dari PNI Pendidikan
dilihat Belanda sebagai
ancaman baru tehadap
kedudukan mereka
sebagai penjajah di
Indonesia dan mereka
pun mengeluarkan
beberapa ketetapan
ditahun 1933 di
antaranya:
Polisi diperintahkan
bertindak keras
terhadap rapat-rapat PNI
Pendidikan.
27 Juni 1933, pegawai
negeri dilarang menjadi
anggota PNI Pendidikan.
1 Agustus 1933, diadakan
pelarangan rapat-rapat
PNI Pendidikan di seluruh
Indonesia.
Akhirnya ditahun 1934
Partai Nasional Indonesia
Pendidikan dinyatakan
Pemerintahan Kolonial
Belanda di bubarkan dan
dilarang keras bersama
beberapa organisasi lain
yang dianggap
membahayakan seperti :
Partindo dan PSII. Ide-ide
PNI Pendidikan yang
dituangkan dalam surat
kabar ikut di hancurkan
dan surat kabar yang
menerbitkan ikut di
bredel. Namun secara
keorganisasian, Hatta
sebagai pemimpin tak
mau menyatakan
organisasinya telah
bubar. Ia tetap aktif dan
berjuang untuk
kemajuan pendidikan
Indonesia.
Soekarno yang aktif di
Partindo dibuang ke
Flores diikuti dengan
pengasingan Hatta dan
Syahrir. Walau para
pemimpin di asingkan
namun para pengikut
mereka tetap konsisten
melanjutkan perjuangan
partai. PNI Pendidikan
tetap memberikan
kursus-kursus, pelatihan-
pelatuhan baik melalui
tulisan maupun dengan
kunjungan kerumah-
rumah penduduk.
Dalam sidang masalah
PNI Pendidikan M.Hatta,
Syahrir, Maskun,
Burhanuddin ,Bondan dan
Murwoto dinyatakan
bersalah dan dibuang ke
Boven Digul (Papua).
Demi harapan
terciptanya ketenangan
di daerah jajahan. Walau
telah mendapat
hambatan yang begitu
besar namun perjuangan
Hatta tak hanya sampai
disitu, beliau terus
berjuang dan salah satu
hasil perjuangan Hatta
dan para pahlawan lain
tersebut adalah
kemerdekaan yang telah
kita raih dan kita
rasakan sekarang.
Sebagai tulisan singkat
mengenai sejarah
ketokohan Muhammad
Hatta di organisasi dan
partai politik yang
pernah beliau geluti, kita
haruslah dapat
mengambil pelajaran
dari hal ini. Karena
sejarah tak berarti apa-
apa bila kita tak mampu
mengambil manfaat dan
nilai-nilai positif
didalamnya. Dari
kehidupan Hatta di dunia
politik kita bisa melihat
bahwa : Munculnya
seorang tokoh penting
dan memiliki jiwa patriot
yang tangguh dan
memikirkan kehidupan
orang banyak serta
memajukan bangsa dan
negara “bukan hanya
muncul dalam satu
malam” atau bukanlah
tokoh kambuhan yang
muncul begitu saja, dan
bukanlah sosok yang
mengambil kesempatan
untuk tampil sebagai
pahlawan dan sosok
pemerhati masyarakat.
Tapi tokoh yang dapat
kita jadikan contoh dan
panutan dalam
organisasi, partai, dan
kehidupan berbangsa
dan bernegara yang
sesunguhnya adalah
seorang sosok yang lahir
dan tumbuh dalam
lingkungan masyarakat,
ia terlatih untuk mampu
memahami keinginan
dan cita-cita
masyarakat, serta
bertindak dengan
menggunakan ilmu dan
iman.
Seiring dengan
meruaknya wacana
demokrasi, terutama di
era reformasi kita bisa
melihat bahwa di
Indonesia berkembang
berbagai partai baru
yang jumlahnya telah
puluhan. Dalam
kenyataanya
memunculkan nama-
nama baru sebagai
tokoh, elit partai, elit
politik yang berpengaruh
di berbagai partai
tersebut. Ada juga tokoh
politik yang merupakan
wajah-wajah lama yang
konsisten di partainya
atau beralih membentuk
partai baru. Apakah
mereka sudah pantas
dikatakan sebagai tokoh,
elite politik / elite
partai?. Sebagai salah
satu sosok tokoh ideal,
dengan mencontoh
ketokohan Bung Hatta
kita harus mampu
melihat berapa persen di
antara tokoh-tokoh,
orang-orang penting,
elite politik / elite partai
di Indonesia sekarang
yang telah
memperhatikan
kehidupan masyarakat,
berapa persen di antara
mereka yang sudah
melakukan usaha untuk
memajukan kehidupan
masyarakat Indonesia
baik di bidang ekonomi,
pendidikan, politik dan
lain-lain.
Dalam kenyataannya,
kebanyakan kita melihat
tokoh politik, elite
politik dan tokoh-tokoh
partai di Indonesia
dewasa ini kurang
memperhatikan
kehidupan dan kemajuan
masyarakat. Mereka
hanya mengambil simpati
masyarakat disaat-saat
mereka membutuhkan
suara dan partisipasi
penduduk, seperti saat-
saat akan diadakannnya
pemilihan umum
(nasional), saat
diadakannya pemilihan
kepala daerah (Pilkada),
setelah kegiatan itu
berlangsung mereka
mulai meninggalkan dan
melupakan masyarakat.
Namun ada beberapa
partai dan tokoh yang
sering terlihat dalam
berbagai kegiatan social
dan memperhatikan
masyarakat.
Apakah kita masih
menganggap bahwa
seorang penjahat,
pemaling (koruptor) yang
lolos dari sergapan
hukum sebagai tokoh
panutan kita di
organisasi, partai politik,
pemerintahan, atau
kehidupan sehari-hari?.
Jadi pantaslah kita
belajar dari ketokohan
Muhammad Hatta dalam
kehidupan politiknya
yang selalu bertindak
demi kesejahteraan dan
kemajuan rakyat
Indonesia.

Salah Satu Organ Tubuh Super Canggih


Hati (bahasa Yunani:
ἡπαρ, hēpar) merupakan
kelenjar terbesar di
dalam tubuh, terletak
dalam rongga perut
sebelah kanan, tepatnya
di bawah diafragma.
Berdasarkan fungsinya,
hati juga termasuk
sebagai alat ekskresi.
Hal ini dikarenakan hati
membantu fungsi ginjal
dengan cara memecah
beberapa senyawa yang
bersifat racun dan
menghasilkan amonia,
urea, dan asam urat
dengan memanfaatkan
nitrogen dari asam
amino. Proses
pemecahan senyawa
racun oleh hati disebut
proses detoksifikasi.
Lobus hati terbentuk dari
sel parenkimal dan sel
non-parenkimal.[1] Sel
parenkimal pada hati
disebut hepatosit,
menempati sekitar 80%
volume hati dan
melakukan berbagai
fungsi utama hati. 40%
sel hati terdapat pada
lobus sinusoidal.
Hepatosit merupakan sel
endodermal yang
terstimulasi oleh
jaringan mesenkimal
secara terus-menerus
pada saat embrio hingga
berkembang menjadi sel
parenkimal.[2] Selama
masa tersebut, terjadi
peningkatan transkripsi
mRNA albumin sebagai
stimulan proliferasi dan
diferensiasi sel
endodermal menjadi
hepatosit.[3]
Lumen lobus terbentuk
dari SEC dan ditempati
oleh 3 jenis sel lain,
seperti sel Kupffer, sel
Ito, limfosit intrahepatik
seperti sel pit. Sel non-
parenkimal menempati
sekitar 6,5% volume hati
dan memproduksi
berbagai substansi yang
mengendalikan banyak
fungsi hepatosit.
Filtrasi merupakan salah
satu fungsi lumen lobus
sinusoidal yang
memisahkan permukaan
hepatosit dari darah, SEC
memiliki kapasitas
endositosis yang sangat
besar dengan berbagai
ligan seperti
glikoprotein, kompleks
imun, transferin dan
seruloplasmin. SEC juga
berfungsi sebagai sel
presenter antigen yang
menyediakan ekspresi
MHC I dan MHC II bagi
sel T. Sekresi yang
terjadi meliputi berbagai
sitokina, eikosanoid
seperti prostanoid dan
leukotriena, endotelin-1,
nitrogen monoksida dan
beberapa komponen
ECM.
Sel Ito berada pada
jaringan perisinusoidal,
merupakan sel dengan
banyak vesikel lemak di
dalam sitoplasma yang
mengikat SEC sangat
kuat hingga memberikan
lapisan ganda pada
lumen lobus sinusoidal.
Saat hati berada pada
kondisi normal, sel Ito
menyimpan vitamin A
guna mengendalikan
kelenturan matriks
ekstraselular yang
dibentuk dengan SEC,
yang juga merupakan
kelenturan dari lumen
sinusoid.
Sel Kupffer berada pada
jaringan intrasinusoidal,
merupakan makrofaga
dengan kemampuan
endositik dan fagositik
yang mencengangkan.
Sel Kupffer sehari-hari
berinteraksi dengan
material yang berasal
saluran pencernaan yang
mengandung larutan
bakterial, dan mencegah
aktivasi efek toksin
senyawa tersebut ke
dalam hati. Paparan
larutan bakterial yang
tinggi, terutama paparan
LPS, membuat sel Kupffer
melakukan sekresi
berbagai sitokina yang
memicu proses
peradangan dan dapat
mengakibatkan cedera
pada hati. Sekresi antara
lain meliputi spesi
oksigen reaktif,
eikosanoid, nitrogen
monoksida, karbon
monoksida, TNF-α, IL-10,
sebagai respon
kekebalan turunan
dalam fasa infeksi
primer.
Sel pit merupakan
limfosit dengan granula
besar, seperti sel NK
yang bermukim di hati.
Sel pit dapat
menginduksi kematian
seketika pada sel tumor
tanpa bergantung pada
ekspresi antigen pada
kompleks
histokompatibilitas
utama . Aktivitas sel pit
dapat ditingkatkan
dengan stimulasi
interferon-γ.
Selain itu, pada hati
masih terdapat sel T-γδ,
sel T-αβ dan sel NKT.
Sel punca
Selain hepatosit dan sel
non-parenkimal, pada
hati masih terdapat jenis
sel lain yaitu sel intra-
hepatik yang sering
disebut sel oval,[4] dan
hepatosit duktular.[5]
Regenerasi hati setelah
hepatektomi parsial,
umumnya tidak
melibatkan sel
progenitor intra-hepatik
dan sel punca ekstra-
hepatik (hemopoietik),
dan bergantung hanya
kepada proliferasi
hepatosit. Namun dalam
kondisi saat proliferasi
hepatosit terhambat
atau tertunda, sel oval
yang berada di area
periportal akan
mengalami proliferasi
dan diferensiasi menjadi
hepatosit dewasa.[4][6]
Sel oval merupakan
bentuk diferensiasi dari
sel progenitor yang
berada pada area portal
dan periportal, atau
kanal Hering,[7] dan
hanya ditemukan saat
hati mengalami cedera.
[8] Proliferasi yang
terjadi pada sel oval
akan membentuk saluran
ekskresi yang
menghubungkan area
parenkima tempat
terjadinya kerusakan
hati dengan saluran
empedu. Epimorfin,
sebuah morfogen yang
banyak ditemukan
berperan pada banyak
organ epitelial,
nampaknya juga
berperan pada
pembentukan saluran
empedu oleh sel punca
hepatik.[9] Setelah itu
sel oval akan
terdiferensiasi menjadi
hepatosit duktular.
Hepatosit duktular
dianggap merupakan sel
transisi yang terkait
antara lain dengan:[10]
metaplasia duktular dari
hepatosit parenkimal
menjadi epitelium biliari
intra-hepatik
konversi metaplasia dari
epitelium duktular
menjadi hepatosit
parenkimal
diferensiasi dari sel
punca dari silsilah
hepatosit
tergantung pada jenis
gangguan yang
menyerang hati.
Pada model tikus dengan
70% hepatektomi, dan
induksi regenerasi
hepatik dengan
asetilaminofluorena-2,
ditemukan bahwa sel
punca yang berasal dari
sumsum tulang belakang
dapat terdiferensiasi
menjadi hepatosit,[11]
[12] dengan mediasi
hormon G-CSF sebagai
kemokina dan mitogen.
[13] Regenerasi juga
dapat dipicu dengan D-
galaktosamina.[14]
Sel imunologis
Hati juga berperan
dalam sistem kekebalan
dengan banyaknya sel
imunologis pada sistem
retikuendotelial yang
berfungsi sebagai tapis
antigen yang terbawa ke
hati melalui sistem
portal hati. Perpindahan
fasa infeksi dari fasa
primer menjadi fasa
akut, ditandai oleh hati
dengan menurunkan
sekresi albumin dan
menaikkan sekresi
fibrinogen. Fasa akut
yang berkepanjangan
akan berakibat pada
simtoma
hipoalbuminemia dan
hiperfibrinogenemia.[15]
Pada saat hati cedera,
sel darah putih akan
distimulasi untuk
bermigrasi menuju hati
dan bersama dengan sel
Kupffer men sekresi
sitokina yang membuat
modulasi perilaku sel Ito.
[16] Sel TH1
memproduksi sitokina
yang meningkatkan
respon kekebalan selular
seperti IFN-gamma, TNF,
dan IL-2. Sel TH2
sebaliknnya akan
memproduksi sitokina
yang meningkatkan
respon kekebalan
humoral seperti IL-4, IL-5,
IL-6, IL-13 dan
meningkatkan respon
fibrosis. Sitokina yang
disekresi oleh sel TH1
akan menghambat
diferensiasi sel T menjadi
sel TH2, sebaliknya
sitokina sekresi TH2 akan
menghambat proliferasi
sel T H1. Oleh sebab itu
respon kekebalan sering
dikatakan terpolarisasi
ke respon kekebalan
selular atau humoral,
namun belum pernah
keduanya.
Fungsi hati
Berbagai jenis tugas yang
dijalankan oleh hati,
dilakukan oleh hepatosit.
Hingga saat ini belum
ditemukan organ lain
atau organ buatan atau
peralatan yang mampu
menggantikan semua
fungsi hati. Beberapa
fungsi hati dapat
digantikan dengan
proses dialisis hati,
namun teknologi ini
masih terus
dikembangkan untuk
perawatan penderita
gagal hati.
Sebagai kelenjar, hati
menghasilkan:
empedu yang mencapai
½ liter setiap hari.
Empedu merupakan
cairan kehijauan dan
terasa pahit, berasal dari
hemoglobin sel darah
merah yang telah tua,
yang kemudian disimpan
di dalam kantong
empedu atau diekskresi
ke duodenum. Empedu
mengandung kolesterol,
garam mineral, garam
empedu, pigmen
bilirubin, dan biliverdin.
Sekresi empedu berguna
untuk mencerna lemak,
mengaktifkan lipase,
membantu daya absorpsi
lemak di usus, dan
mengubah zat yang tidak
larut dalam air menjadi
zat yang larut dalam air.
Apabila saluran empedu
di hati tersumbat,
empedu masuk ke
peredaran darah
sehingga kulit penderita
menjadi kekuningan.
Orang yang demikian
dikatakan menderita
penyakit kuning.
sebagian besar asam
amino
faktor koagulasi I, II, V,
VII, IX, X, XI
protein C, protein S dan
anti-trombin
kalsidiol
trigliserida melalui
lintasan lipogenesis
kolesterol
insulin-like growth factor
1 (IGF-1), sebuah protein
polipeptida yang
berperan penting dalam
pertumbuhan tubuh
dalam masa kanak-kanak
dan tetap memiliki efek
anabolik pada orang
dewasa.
enzim arginase yang
mengubah arginina
menjadi ornitina dan
urea. Ornitina yang
terbentuk dapat
mengikat NH³ dan CO²
yang bersifat racun.
trombopoietin, sebuah
hormon glikoprotein
yang mengendalikan
produksi keping darah
oleh sumsum tulang
belakang.
Pada triwulan awal
pertumbuhan janin, hati
merupakan organ utama
sintesis sel darah merah,
hingga mencapai sekitar
sumsum tulang belakang
mampu mengambil alih
tugas ini.
albumin, komponen
osmolar utama pada
plasma darah.
angiotensinogen, sebuah
hormon yang berperan
untuk meningkatkan
tekanan darah ketika
diaktivasi oleh renin,
sebuah enzim yang
disekresi oleh ginjal saat
ditengarai kurangnya
tekanan darah oleh
juxtaglomerular
apparatus.
enzim glutamat-
oksaloasetat transferase,
glutamat-piruvat
transferase dan laktat
dehidrogenase
Selain melakukan proses
glikolisis dan siklus asam
sitrat seperti sel pada
umumnya, hati juga
berperan dalam
metabolisme karbohidrat
yang lain:
Glukoneogenesis, sintesis
glukosa dari beberapa
substrat asam amino,
asam laktat, asam lemak
non ester dan gliserol.
Pada manusia dan
beberapa jenis mamalia,
proses ini tidak dapat
mengkonversi gliserol
menjadi glukosa.
Lintasan dipercepat oleh
hormon insulin seiring
dengan hormon tri-
iodotironina melalui
pertambahan laju siklus
Cori.[17]
Glikogenolisis, lintasan
katabolisme glikogen
menjadi glukosa untuk
kemudian dilepaskan ke
darah sebagai respon
meningkatnya kebutuhan
energi oleh tubuh.
Hormon glukagon
merupakan stimulator
utama kedua lintasan
glikogenolisis dan
glukoneogenesis
menghindarikan tubuh
dari simtoma
hipoglisemia. Pada model
tikus, defisiensi glukagon
akan menghambat kedua
lintasan ini, namun
meningkatkan toleransi
glukosa.[18] Lintasan ini,
bersama dengan lintasan
glukoneogenesis pada
saluran pencernaan
dikendalikan oleh
kelenjar hipotalamus.[19]
Glikogenesis, lintasan
anabolisme glikogen dari
glukosa.
dan pada lintasan
katabolisme:
degradasi sel darah
merah. Hemoglobin yang
terkandung di dalamnya
dipecah menjadi zat besi,
globin, dan heme. Zat
besi dan globin didaur
ulang, sedangkan heme
dirombak menjadi
metabolit untuk
diekskresi bersama
empedu sebagai bilirubin
dan biliverdin yang
berwarna hijau kebiruan.
Di dalam usus, zat
empedu ini mengalami
oksidasi menjadi urobilin
sehingga warna feses
dan urin kekuningan.
degradasi insulin dan
beberapa hormon lain.
degradasi amonia
menjadi urea
degradasi zat toksin
dengan lintasan
detoksifikasi, seperti
metilasi.
Hati juga mencadangkan
beberapa substansi,
selain glikogen:
vitamin A (cadangan 1–2
tahun)
vitamin D (cadangan 1–4
bulan)
vitamin B12 (cadangan
1-3 tahun)
zat nesi
zat tembaga.
Regenerasi sel hati
Kemampuan hati untuk
melakukan regenerasi
merupakan suatu proses
yang sangat penting agar
hati dapat pulih dari
kerusakan yang
ditimbulkan dari proses
detoksifikasi dan
imunologis. Regenerasi
tercapai dengan
interaksi yang sangat
kompleks antara sel yang
terdapat dalam hati,
antara lain hepatosit, sel
Kupffer, sel endotelial
sinusoidal, sel Ito dan sel
punca; dengan organ
ekstra-hepatik, seperti
kelenjar tiroid, kelenjar
adrenal, pankreas,
duodenum, hipotalamus.
[20]
Hepatosit, adalah sel
yang sangat unik. Potensi
hepatosit untuk
melakukan proliferasi,
muncul pada saat-saat
terjadi kehilangan massa
sel,[21] yang disebut fasa
prima atau fasa
kompetensi replikatif[22]
yang umumnya dipicu
oleh sel Kupffer melalui
sekresi sitokina IL-6 dan
TNF-α. Pada fasa ini,
hepatosit memasuki
siklus sel dari fasa G0 ke
fasa G1.
TNF-α dapat memberikan
efek proliferatif atau
apoptotik, bergantung
pada spesi oksigen
reaktif dan glutathion,
minimal 4 faktor
transkripsi diaktivasi
sebelum hepatosit masuk
ke dalam fasa proliferasi,
yaitu NF-κB, STAT-3, AP-1
dan C/EBP-beta.[23]
Proliferasi hepatosit
diinduksi oleh stimulasi
sitokina HGF dan TGF-α,
dan EGF[23] dengan dua
lintasan. HGF, TGF-α, dan
EGF merupakan faktor
pertumbuhan yang
berasal dari substrat
serina dan protein logam
[24] yang menginduksi
sintesis DNA.[22]
Lintasan pertama adalah
lintasan IL-6/STAT-3 yang
berperan dalam siklus sel
melalui siklin D1/p21 dan
perlindungan sel dengan
peningkatan rasio FLIP,
Bcl-2, Bcl-xL, Ref1, dan
MnSOD. Lintasan kedua
adalah lintasan PI3-K/
PDK-1/Akt yang
mengendalikan ukuran
sel melalui molekul
mTOR, selain sebagai zat
anti-apoptosis dan
antioksidan.
Hormon tri-iodotironina,
selain menurunkan kadar
kolesterol pada hati,[25]
juga memiliki kapasitas
dalam proliferasi
hepatosit sebagai
mitogen yang berperan
pada siklin D1,[26]
mempercepat konsumsi
O2 oleh mitokondria
dengan mengaktivasi
transkripsi pada gen
pernafasan hingga
meningkatkan produksi
spesi oksigen reaktif.[27]
Sekresi ROS ke dalam
sitoplasma hepatosit
akan mengaktivasi
faktor transkripsi NF-κB.
[28] Pada sel Kupffer,
ROS dalam sitoplasma,
akan mengaktivasi
sekresi sitokina TNF-α,
IL-6 dan IL-1 untuk
disekresi. Ikatan yang
terjadi antara ketiga
sitokina ini dengan
hepatosit akan
menginduksi ekspresi
pencerap enzim
antioksidan, seperti
mangan superoksida
dismutase, i-nitrogen
monoksida sintase,
protein anti-apoptosis
Bcl-2, haptoglobin dan
fibrinogen-β yang
diperlukan hepatosit
dalam proliferasi.[29]
Stres oksidatif yang
dapat ditimbulkan oleh
ROS maupun kerusakan
yang dapat ditimbulkan
oleh berbagai sitokina,
dapat dilenyapkan
dengan asupan tosoferol
(100 mg/kg) atau
senyawa penghambat
gadolinium klorida (10
mg/kg) seperti yang
dimiliki oleh sel Kupffer,
sebelum stimulasi
hormon tri-iodotironina,
[30] sedangkan laju
proliferasi hepatosit
dikendalikan oleh kadar
etanolamina sebagai
faktor hepatotrofik
humoral.[31]
Kemampuan hati untuk
melakukan regenerasi
telah diketahui semenjak
zaman Yunani kuno dari
cerita mitos tentang
seorang titan yang
bernama Prometheus.
[32] Kemampuan ini
dapat sirna, hingga
hepatosit tidak dapat
masuk ke dalam siklus
sel, walaupun kehilangan
sebagian massanya,
apabila terjadi fibrosis
hati. Lintasan fibrosis
yang tidak segera
mendapat perawatan,
lambat laun akan
berkembang menjadi
sirosis hati[33] dan
mengharuskan
penderitanya untuk
menjalani transplantasi
hati atau hepatektomi
demi kelangsungan
hidupnya.
Regenerasi hati setelah
hepatektomi parsial
merupakan proses yang
sangat rumit di bawah
pengaruh perubahan
hemodinamika, modulasi
sitokina, hormon faktor
pertumbuhan dan
aktivasi faktor
transkripsi, yang
mengarah pada proses
mitosis. Hormon PRL
yang disekresi oleh
kelenjar hipofisis
menginduksi respon
hepatotrofik sebagai
mitogen yang berperan
dalam proses proliferasi
dan diferensiasi.[34] PRL
memberi pengaruh
kepada peningkatan
aktivitas faktor
transkripsi yang
berperan dalam
proliferasi sel, seperti
AP-1, c-Jun dan STAT-3;
dan diferensiasi dan
terpeliharanya
metabolisme, seperti C/
EBP-alfa, HNF-1, HNF-4
dan HNF-3. c-Jun
merupakan salah satu
protein penyusun AP-1.
[35] Induksi NF-κB pada
fasa ini diperlukan untuk
mencegah apoptosis dan
memicu derap siklus sel
yang wajar.[36] Pada
masa ini, peran retinil
asetat menjadi sangat
vital, karena fungsinya
yang menambah massa
DNA dan protein yang
dikandungnya.[37]
Penyakit pada hati
Hati merupakan organ
yang menopang
kelangsungan hidup
hampir seluruh organ
lain di dalam tubuh. Oleh
karena lokasi yang
sangat strategis dan
fungsi multi-dimensional,
hati menjadi sangat
rentan terhadap
datangnya berbagai
penyakit. Hati akan
merespon berbagai
penyakit tersebut
dengan meradang, yang
disebut hepatitis
Seringkali hepatitis
dimulai dengan reaksi
radang patobiokimiawi
yang disebut fibrosis
hati,[38] dengan simtoma
paraklinis berupa
peningkatan rasio
plasma laminin, sebuah
glikoprotein yang
disekresi sel Ito, asam
hialuronat dan sejenis
aminopeptida yaitu
prokolagen tipe III,[39]
dan CEA.[40] Fibrosis hati
dapat disebabkan oleh
rendahnya rasio plasma
HGF,[41][42] atau karena
infeksi viral, seperti
hepatitis B, patogen yang
disebabkan oleh infeksi
akut sejenis virus DNA
yang memiliki fokus
infeksi berupa templat
transkripsi yang disebut
cccDNA yang termetilasi,
[43] atau hepatitis C,
patogen serupa hepatitis
B yang disebabkan oleh
infeksi virus RNA dengan
fokus infeksi berupa
metilasi DNA, terutama
melalui mekanisme
ekspresi genetik berkas
GADD45B , sehingga
mengakibatkan siklus sel
hepatosit menjadi
tersendat-sendat.[44][45]
Fibrosis hati memerlukan
penangan sedini
mungkin, seperti pada
model tikus, stimulasi
proliferasi hepatosit
akan meluruhkan fokus
infeksi virus hepatitis B,
[46] sebelum
berkembang menjadi
sirosis hati atau
karsinoma hepatoselular.
Setelah terjadi kanker
hati, senyawa
siklosporina yang
memiliki potensi untuk
memicu proliferasi
hepatosit, justru akan
mempercepat
perkembangan sel
kanker,[47] oleh karena
sel kanker mengalami
hiperplasia hepatik, yaitu
proliferasi yang tidak
disertai aktivasi faktor
transkripsi genetik. Hal
ini dapat diinduksi
dengan stimulasi timbal
nitrat (LN, 100 mikromol/
kg), siproteron asetat
(CPA, 60 mg/kg), dan
nafenopin (NAF, 200 mg/
kg).[48]
Hepatitis juga dapat
dimulai dengan defisiensi
mitokondria di dalam
hepatosit, yang disebut
steatohepatitis. Disfungsi
mitokondria akan
berdampak pada
homeostasis senyawa
lipid dan peningkatan
rasio spesi oksigen
reaktif yang menginduksi
TNF-α.[49] Hal ini akan
berlanjut pada
pengendapan lemak,
stres oksidatif dan
peroksidasi lipid,[50]
serta membuat
mitokondria menjadi
rentan terhadap
kematian oleh nekrosis
akibat rendahnya rasio
ATP dalam matrik
mitokondria, atau oleh
apoptosis melalui
pembentukan apoptosom
dan peningkatan
permeabilitas membran
mitokondria dengan
mekanisme Fas/ TNF-α.
Permintaan energi yang
tinggi pada kondisi ini
menyebabkan
mitokondria tidak dapat
memulihkan cadangan
ATP hingga dapat
memicu sirosis hati,[50]
sedangkan peroksidasi
lipid akan menyebabkan
kerusakan pada DNA
mitokondria dan
membran mitokondria
sisi dalam yang disebut
sardiolipin, dengan
peningkatan laju
oksidasi-beta asam
lemak, akan terjadi
akumulasi elektron pada
respiratory chain
kompleks I dan III yang
menurunkan kadar
antioksidan.[49]
Sel hepatosit apoptotik
akan dicerna oleh sel Ito
menjadi fibrinogen
dengan reaksi
fibrogenesis setelah
diaktivasi oleh produk
dari peroksidasi lipid dan
rasio leptin yang tinggi.
Apoptosis kronis
kemudian dikompensasi
dengan peningkatan laju
proliferasi hepatosit,
disertai DNA yang rusak
oleh disfungsi
mitokondria, dan
menyebabkan mutasi
genetik dan kanker.
Pada model tikus,
melatonin merupakan
senyawa yang
menurunkan fibrosis hati,
[51] sedang pada model
kelinci, kurkumin
merupakan senyawa
organik yang
menurunkan paraklinis
steatohepatitis,[52]
sedang hormon serotonin
[53] dan kurangnya
asupan metionina dan
kolina[54] memberikan
efek sebaliknya dengan
resistansi adiponektin.
[55]
Disfungsi mitokondria
juga ditemukan pada
seluruh patogenesis hati,
dari kasus radang hingga
kanker dan
transplantasi.[56] Pada
kolestasis kronik, asam
ursodeoksikolat bersama
dengan GSH bersinergis
sebagai antioksidan yang
melindungi sardiolipin
dan fosfatidil serina
hingga mencegah
terjadinya sirosis hati.
[57]
Pengaruh alkohol
Alkohol dikenal memiliki
fungsi immunosupresif
terhadap sistem
kekebalan tubuh,
termasuk meredam
ekspresi kluster
diferensiasi CD4+ dan
CD8+ yang diperlukan
dalam pertahanan hati
terhadap infeksi viral,
terutama HCV.[58]
Alkohol juga meredam
rasio kemokina IFN pada
lintasan transduksi sinyal
selular, selain
meningkatkan resiko
terjadinya fibrosis.[59]
Banyak lintasan
metabolisme
memberikan kontribusi
terhadap alkohol untuk
menginduksi stres
oksidatif.[60] Salah satu
lintasan metabolisme
yang sering diaktivasi
oleh etanol adalah
induksi enzim sitokrom
P450 2E1. Enzim ini
menimbulkan spesi
oksigen reaktif seperti
radikal anion
superoksida dan
hidrogen peroksida,
serta mengaktivasi
subtrat toksik termasuk
etanol menjadi produk
yang lebih reaktif dan
toksik. Sel dendritik
tampaknya merupakan
sel yang paling
terpengaruh oleh
kandungan etanol di
dalam alkohol. Pada
percobaan menggunakan
model tikus, etanol
meningkatkan rasio
plasma IL-1β, IL-6, IL-8,
TNF-α, AST, ALT, ADH, γ-
GT, TG, MDA dan
meredam rasio IL-10,
GSH,[61] faktor
transkripsi NF-κB dan
AP-1.[62]
Pengaruh alkaloid
Kopi, salah satu
kompleks senyawa
alkaloid dari golongan
purina xantina dengan
asam klorogenat dan
lignan,[63] pada studi
epidemiologis,
disimpulkan sebagai
salah satu faktor
penurun risiko terjadinya
diabetes mellitus tipe 2,
[64][65] penyakit
Parkinson, sirosis hati
dan karsinoma
hepatoselular,[66] dan
perbaikan toleransi
glukosa.[63] Konsumsi
kopi secara kronis
terbukti tidak
menyebabkan tekanan
darah tinggi namun
secara akut
mengakibatkan
peningkatan tekanan
darah sementara dalam
selang waktu singkat,[67]
dan plasma homosisteina
[66] sehingga dapat
menjadi ancaman bagi
penderita gangguan
kardiovaskular.[64]
Konsumsi kopi secara
teratur dapat
menurunkan rasio enzim
ALT serta aktifitas
enzimatik pada lintasan
metabolisme hati,[68]
yang sering disebabkan
oleh[69] infeksi viral,
induksi obat-obatan,
keracunan, kondisi
iskemik, steatosis (akibat
alkohol, diabetes,
obesitas), penyakit
otoimun,[70] dan
resistansi insulin,
sindrom metabolisme,
[71] dan kelebihan zat
besi.[72] Selain ALT, kopi
juga menurunkan enzim
hati yang lain, yaitu
gamma-GT dan alkalina
fosfatase.[73] dan
memberikan efek
antioksidan dan
detoksifikasi fasa II oleh
karena senyawa
diterpena, kafestol dan
kahweol,[74] sehingga
mencegah terjadinya
proses karsinogenesis.
[75][76] Proses tersebut
disertai dengan gamma-
GT sebagai indikator
utama.[77]
Transplantasi hati
Teknologi transplantasi
hati merupakan hasil
yang dikembangkan dari
penelitian pada
beberapa bidang studi
kedokteran. Pada tahun
1953, Billingham, Brent,
dan Medawar
menemukan bahwa
toleransi kimerisme[78]
dapat diinduksi oleh infus
sel hematolimfopoietik
donor pada model tikus.
[79]
Pada tahun 1958 studi
canine mengembangkan
suatu teori mengenai
molekul hepatotrofik
pada portal pembuluh
balik pada hati dan
menemukan hormon
insulin sebagai faktor
hepatotrofik utama dari
beberapa faktor lain
yang ada.[80] Pada saat
yang hampir bersamaan
teori mengenai
transplantasi multiviseral
dan hati juga
berkembang dari studi
imunosupresi yang
mempelajari algoritma
empiris dari pengenalan
pola dan respon terapis.
Pada awal 1960,
dibuktikan bahwa canine
dan allograft manusia
memiliki toleransi
kimersime yang dapat
terinduksi otomatis
dengan bantuan
imunosupresi, hingga
pada akhir 1962
disimpulkan dengan
keliru, bahwa
transplantasi melibatkan
dua sistem kekebalan
yang berbeda.
Konsekuensi kesimpulan
tersebut menjadi dogma
bahwa tolerogenisitas
hati, pada dasarnya,
berbeda, tidak hanya
dengan sumsum tulang
belakang, tetapi dengan
seluruh organ tubuh yang
lain.[79] Kekeliruan ini
tidak terkoreksi dengan
baik hingga tahun 1990.
[78]
Transplantasi hati yang
pertama dilakukan di
Denver pada tahun 1963,
[81] keberhasilan
pertama tercatat pada
tahun 1967 dengan
azatioprina, prednison
dan globulin anti-limfoid,
oleh Thomas E. Starzl
dari Amerika Serikat,
disusul oleh keberhasilan
transplantasi sumsum
tulang belakang manusia
pada tahun 1968.[78]
Rentang waktu antara
1967 hingga 1979
mencatat 84 kali
transplantasi hati pada
anak dengan 30% daya
tahan hidup hingga 2
tahun.[81]
Perkembangan studi
imunosupresi kemudian
memberikan perbaikan
dan harapan hidup lebih
panjang bagi pasien,
antara lain dengan
pergantian azatioprina
dengan siklosporina pada
tahun 1979, lalu
tergantikan dengan
takrolimus pada tahun
1989.[80]
Pada tahun 1992,
dikembangkan teori
mikrokimerisme leukosit
donor[82] dengan
cakupan donor dari
silsilah berlainan, yang
memberikan harapan
hidup yang sangat
panjang bagi penerima
donor organ, setelah
diketahui hubungan
antara aspek imunologis
dari transplantasi,
infeksi, toleransi oleh
sumsum tulang belakang,
neoplasma dan kelainan
otoimun, yang disebut
sebagai mekanisme
seminal. Respon
kekebalan dan toleransi
kekebalan antara organ
donor dan tubuh
ditemukan merupakan
fungsi dari migrasi dan
lokalisasi leukosit.[79]
Salah satu temuan
adalah aktivasi sistem
kekebalan turunan oleh
sel NK dan interferon-γ
segera setelah
transplantasi selesai
dilakukan.[83] Pada
model tikus, sel
hepatosit donor
ditemukan bersifat
sangat antigenik
sehingga memicu respon
penolakan, yang dapat
dilakukan secara mandiri
atau bersama-sama
antara sel T CD4 dan sel
T CD8.[84]
Untuk itu diperlukan
terapi imunosupresif
yang intensif sebelum
transplantasi dilakukan,
yang disebut preparative
regimen atau
conditioning untuk
mencegah penolakan
organ donor oleh sistem
kekebalan inang.[85]
Terapi imunosupresif
tersebut ditujukan untuk
menekan sel T dan sel NK
inang guna memberikan
ruang di dalam sumsum
tulang belakang untuk
transplantasi sel punca
hematopoietik dari
organ donor melalui
terapi mielosupresif,
untuk keseimbangan
repopulasi sel donor
dengan sel hasil
diferensiasi dari sel
punca inang.
Dewasa ini, transplantasi
hati dilakukan hanya
pada saat hati telah
memasuki jenjang akhir
suatu penyakit, atau
telah terjadi disfungsi
akut yang disebut
fulminant hepatic failure.
Kasus transplantasi hati
pada manusia umumnya
disebabkan oleh sirosis
hati akibat dari hepatitis
C kronis, ketergantungan
alkohol, hepatitis
otoimun dll.
Teknik umum yang
digunakan adalah
transplantasi ortotopik,
yaitu penempatan organ
donor pada posisi
anatomik yang sama
dengan posisi awal organ
sebelumnya.
Transplantasi hati
berpotensi dapat
diterapkan, hanya jika
penerima organ donor
tidak memiliki kondisi
lain yang memberatkan,
seperti kanker
metastatis di luar organ
hati, ketergantungan
pada obat-obatan atau
alkohol. Beberapa ahli
berpedoman pada
kriteria Milan untuk
seleksi pasien
transplantasi hati.
Organ donor, disebut
allograft, biasanya
berasal dari manusia lain
yang baru saja meninggal
dunia akibat cedera otak
traumatik (kadaverik).
Teknik transplantasi lain
menggunakan organ
manusia yang masih
hidup, operasi
hepatektomi
mengangkat 20% hati
pada segmen Coinaud 2
dan 3 dari orang dewasa
untuk didonorkan
kepada seorang anak,
pada tahun 1989.